Suasana PPDB di salah satu sekolah di Malang, Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq.
Suasana PPDB di salah satu sekolah di Malang, Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq.

Praktik Jual Beli Kursi di PPDB Harus Ditindak Tegas

Pendidikan PPDB 2019
Intan Yunelia • 12 Juni 2019 20:15
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah (Pemda) menindak tegas praktik jual beli kursi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Praktik curang ini bisa ditekan, dengan menerapkan kebijakan zonasi secara menyeluruh.
 
“Kita tidak bisa andalkan pemerintah pusat, karena itu bekerja sama dengan pemda. Saya minta kesadarannya dari pihak pemerintah provinsi dan kota betul-betul menegakkan peraturan (PPDB) yang sudah ada,” kata Muhadjir di Jakarta, Rabu,12 Juni 2019.
 
Praktik jual beli kursi mesti diperangi. Pendidikan sebagai sumber peradaban harus bersih dari praktik kotor yang merusak marwah pendidikan dari hilir terlebih dahulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kalau sumbernya sudah tercemar kita tidak bisa berharap banyak di sektor hilirnya akan baik. Sedangkan kalau hulunya baik saja belum tentu hilirnya bagus,” ujar Muhadjir.
 
Baca:
Kebijakan Zonasi Didorong Punya Perpres
 
Banyaknya praktik jual beli kursi di sekolah menjadi perhatian penting bagi pemerintah. Oleh karena itu dengan penerapan zonasi di seluruh wilayah Indonesia, diyakini dapat menekan praktik jual beli ini.
 
“Saya kira kalau diterapkan dengan sungguh-sungguh peraturan menteri (Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB) yang sudah di tandatangani oleh Mendikbud dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) justru yang mau kita perangi adalah praktik jual beli kursi ini,” terang Muhadjir.
 
Baca:
Mendikbud Desak Daerah Implementasikan Redistribusi Guru
 
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menyebutkan, bahwa sekarang ini sudah mulai berjalan pelaksanaan PPDB yang baik. Salah satunya menekan kecurangan dan ketidakjujuran dalam penyelenggaraan ujian.
 
“Terutama UNBK kemudian USBN yang sistem pengawasan dan pembuatan soalnya diatur dengan ketat. Ini sudah bisa menekan praktik ketidakjujuran,” pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif