Siswa eligible adalah siswa terbaik yang telah dilakukan pemeringkatan sekolah. Jumlah siswa eligible ini juga bergantung pada kuota sekolah dalam SNBP 2026.
"Jadi penentuan siswa eligible ini dilakukan sekolah. Sekolah melakukan penentuan peringkat siswa eligible untuk setiap jurusan," sebut Koordinator Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, Riza Satria Perdana secara daring, Selasa 6 Januari 2026.
Riza pun menegaskan salah satu syarat baru baru peserta SNBP 2026 adalah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025. Untuk itu siswa harus memiliki nilai TKA jika ingin mendaftar SNBP.
Riza menegaskan, kepemilikan hasil TKA itu juga menjadi penentu siswa eligible. Hanya siswa dengan nilai TKA lengkap, yang dapat menjadi siswa eligible.
"Hanya siswa dengan nilai TKA lengkap yaitu 3 mapel wajib dan 2 mapel pilihan yang dapat menjadi siswa eligible," terangnya.
Di samping itu, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok menerangkan pihaknya masih mengukur proposi nilai TKA dalam pembobotan SNBP 2026. Pun ia menjelaskan, sementara TKA baru bersifat sebagai validator nilai rapor murid.
"Belum, jadi belum (besaran proporsi TKA dalam SNBP). Yang pasti adalah TKA itu kan menjadi syarat untuk mendaftar SNBP. Dikarenakan TKA pasti digunakan sebagai validator selain rapor yang yang diunggah peserta SNBP," kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok kepada Medcom.id, Selasa 23 Desember 2025.
Untuk jadwal detil dan tanggal penting SNBP 2026, simak di sini ya!
Tanggal Penting SNBP 2026
- Pengumuman Kuota Sekolah: 26 Desember 2025;
- Masa Sanggah Kuota Sekolah: 29 Desember 2025-15 Januari 2026;
- Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 5 Januari-26 Januari 2026;
- Pengisian PDSS oleh Sekolah: 5 Januari-2 Februari 2026;
- Registrasi Akun SNPMB siswa: 12 Januari-18 Februari 2026;
- Pendaftaran SNBP: 3-18 Februari 2026;
- Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026;
- Masa unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari-30 April 2026.
Komponen Seleksi SNBP 2026
Seleksi Jalur SNBP 2026 dilakukan berdasarkan komponen sebagai berikut:- Komponen pertama, nilai rapor seluruh mata pelajaran, paling sedikit 50 persen;
- Komponen kedua, yang dihitung berdasarkan nilai rapor paling banyak dua mata pelajaran pendukung prodi yang dituju, portofolio, dan atau prestasi, paling banyak 50%;
- Kompisisi persentase komponen pertama dan kedua ditetapkan oleh masing-masing PTN.
Tahapan Seleksi SNBP 2026
Seleksi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:Peserta diseleksi berdasarkan urutan pilihan prodi;
Jika tidak lulus pada seleksi pilihan prodi pertama, peserta akan diikutkan pada seleksi pilihan prodi kedua.
Disamping itu, Tim Panitia SNPMB juga menetapkan sejumlah sanksi bagi setiap kecurangan pada SNBP 2026. Sanksi yang ditetapkan sebagai berikut:
Sanksi SNBP 2026
- Sekolah yang terbukti melakukan kecurangan dapat dikenai sanksi hingga pembatalan kepesertaan pada SNBP tahun berikutnya;
- Peserta yang dinyatakan lulusn SNBP dan terbukti melakukan kecurangan dapat dibatalkan status kelulusannya;
- Peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP tidak dapat mendaftar UTBK-SNBT dan seleksi jalur mandiri di PTN manapun.
Cara Pengolahan TKA
Kepala Badan, Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin menjelaskan jika penskoran TKA menggunakan Item Response Theory (IRT) model 2 parameter logistics. Model ini tidak hanya menghitung jawaban benar."Tapi mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya beda butir soal," kata Toni dalam taklimat media di Jakarta, Senin 22 Desember 2025.
Model ini, kata Toni, membuat jumlah jawaban benar tak berbanding lurus dengan skor yang didapatkan. Misalnya, dua murid dengan jumlah jawaban benar sama, namun berbeda butir soal akan mendapatkan skor yang berbeda.
"Metode ini mampu membedakan kemampuan secara lebih adil dan informatif," tutur Toni.
| Baca juga: Persiapan SNBP 2026, Ini Link dan Cara Isi PDSS |
Skor para murid ini kemudian ditransformasikan menjadi nilai skala 0-100. Nilai batas kategori ditentukan melalui standar setting metode extended angof.
"Penentuann nilai batas melibatkan 125 orang guru bidang studi dari berbagai wilayah. Proses penentuan kategori dilakukan dengan prosedur baku, terdokumentasi dan iteratid dalam tiga putaran," sebut dia.
Nah seperti apa capaian nasional TKA para siswa di semua mata pelajaran? Berikut datanya:
Rerata Capaian Nasional TKA 2025 Semua Mapel
Mapel Wajib
- Bahasa Indonesia: 55,38
- Matematika: 36,10
- Bahasa Inggris: 24,93
Mapel Pilihan
- PPKN: 60,91
- Antropologi: 70,43
- Projek Kreatif dan Kewirausahaan: 56,34
- Bahasa Indonesia (Lanjut): 68,02
- Matematika (Lanjut): 39,32
- Bahasa Inggris (Lanjut): 45,23
- Biologi: 54,40
- Sosiologi: 60,07
- Ekonomi: 31,68
- Kimia: 34,92
- Sejarah: 62,72
- Fisika: 37,65
- Geografi: 70,36
- Bahasa Arab: 64,97
- Bahasa Jepang: 55,21
- Bahasa Mandarin: 57,56
- Bahasa Jerman: 36,59
- Bahasa Korea: 28,55
- Bahasa Prancis: 45,05
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News