Ilustrasi. MI/Gino Hadi
Ilustrasi. MI/Gino Hadi

Kesempatan ke Korea Selatan! Ini Syarat Ikut Pertukaran Guru IKTE 2026

Bramcov Stivens Situmeang • 04 Februari 2026 15:57
Ringkasnya gini..
  • Pendaftaran Indonesia-Korea Teacher Exchange dibuka mulai 2 Februari hingga 2 Maret 2026.
  • IKTE 2026 bagi guru Indonesia yang ingin mengikuti program pertukaran ke Korea Selatan.
  • Kesempatan emas ini menawarkan pengalaman belajar dan mengajar lintas budaya selama tiga bulan untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan global.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) membuka pendaftaran program Indonesia-Korea Teacher Exchange (IKTE) 2026. Pendaftaran dibuka mulai 2 Februari hingga 2 Maret 2026 bagi guru Indonesia yang ingin mengikuti program pertukaran ke Korea Selatan.
 
Kesempatan emas ini menawarkan pengalaman belajar dan mengajar lintas budaya selama tiga bulan untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan global. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran, mari kenali terlebih dahulu program IKTE ini.

Apa Itu Indonesia-Korea Teacher Exchange (IKTE)?

Melansir dari laman GTK Kemendikdasmen, Pertukaran Guru Asia-Pasifik untuk Pendidikan Global merupakan program pertukaran guru bilateral antara Republik Korea dan negara-negara mitra di kawasan Asia-Pasifik. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea dan dilaksanakan oleh Pusat Pendidikan Asia-Pasifik untuk Pemahaman Internasional (APCEIU) yang berada di bawah naungan UNESCO, dengan bekerja sama bersama kementerian pendidikan dari negara-negara mitra.
 
Dikutip dari akun Instagram @ditjen.gtk.kemdikbud, program IKTE merupakan hasil kerja sama strategis antara Kemendikdasmen melalui Ditjen GTKPG dengan Kementerian Pendidikan Korea Selatan. Di era globalisasi saat ini, kebutuhan akan inisiatif pendidikan untuk mempersiapkan generasi penerus yang memiliki kapasitas sebagai warga negara global semakin meningkat.

Dengan meningkatnya jumlah siswa dari latar belakang budaya yang beragam di jenjang pendidikan dasar dan menengah serta masyarakat multikultural di Asia-Pasifik, diperlukan langkah efektif untuk merespons perubahan lingkungan pendidikan.

Tujuan dan Manfaat Program

Mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) khususnya sasaran 4.7 dan 4.c, peran guru berkualitas menjadi sangat krusial dalam menjawab tantangan tersebut. Pelatihan guru melalui kerja sama internasional dipandang sebagai cara efektif untuk meningkatkan kompetensi global para pendidik.
 
Program Pertukaran Guru Korea-Indonesia dirancang untuk memilih guru dari kedua negara dan menempatkan mereka di sekolah-sekolah lokal masing-masing negara. Program ini memiliki lima tujuan utama, antara lain:
  1. Pertama, mempelajari sistem pendidikan masing-masing negara.
  2. Selanjutnya, meningkatkan kompetensi global
  3. Ketiga, membangun kompetensi komunikasi antarbudaya dalam mengajar sambil berkolaborasi dengan guru lokal.
  4. Berikutnya, berbagi pengetahuan dan keterampilan pedagogis melalui proses belajar-mengajar.
  5. Terakhir, memperkuat jaringan di sektor pendidikan dalam kawasan Asia-Pasifik.
Guru Korea akan tinggal di Indonesia selama sekitar enam bulan termasuk pelatihan penyesuaian lokal. Sedangkan guru Indonesia akan tinggal di Korea selama sekitar tiga bulan, termasuk pelatihan penyesuaian lokal.
 
Durasi program dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara kedua pihak.

Daerah Sasaran IKTE 2026

Program IKTE 2026 membuka kesempatan bagi guru dari 34 provinsi di Indonesia. Daerah sasaran meliputi:
  1. Aceh
  2. Sumatera Utara
  3. Bengkulu
  4. Riau
  5. Kepulauan Riau
  6. Jambi
  7. Lampung
  8. Bangka Belitung
  9. Kalimantan Barat
  10. Kalimantan Timur
  11. Kalimantan Selatan
  12. Kalimantan Tengah
  13. Kalimantan Utara
  14. Jawa Tengah
  15. D.I. Yogyakarta
  16. Bali
  17. Nusa Tenggara Timur
  18. Nusa Tenggara Barat
  19. Gorontalo
  20. Sulawesi Barat
  21. Sulawesi Tengah
  22. Sulawesi Utara
  23. Sulawesi Tenggara
  24. Sulawesi Selatan
  25. Maluku Utara
  26. Maluku
  27. Papua Barat
  28. Papua
  29. Papua Tengah
  30. Papua Pegunungan
  31. Papua Selatan
  32. Papua Barat Daya

Kriteria dan Persyaratan Peserta

Adapun empat kriteria khusus yang harus dipenuhi peserta sebagai berikut:
  1. Segi pengalaman, calon peserta harus memiliki pengalaman mengajar minimal lima tahun pada jenjang SD/SMP/SMA/SMK non-kejuruan.
  2. Segi usia, pendaftar berusia antara 30 hingga 45 tahun saat mendaftar.
  3. Berikutnya segi status kepegawaian, peserta harus berstatus sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Guru Tetap Yayasan (GTY).
  4. Segi lokasi penempatan, peserta akan mengajar di salah satu provinsi sasaran IKTE 2026.
Selain itu, terdapat kriteria khusus lainnya yang perlu dipenuhi. Dari aspek bahasa dan komunikasi, peserta harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan, bersifat energik dan kreatif, serta memiliki kemampuan interpersonal yang baik dan aktif dalam komunitas guru.
 
Dari aspek seni dan budaya, peserta harus memiliki prestasi dan/atau menguasai keterampilan di bidang seni tradisional Indonesia yang dapat dipromosikan. Dari aspek prestasi guru, peserta harus memiliki prestasi sebagai guru berprestasi, guru inovatif, dan sejenisnya.
 
Terakhir, dari aspek kesehatan dan izin, peserta harus sehat jasmani dan rohani serta tidak sedang dalam kondisi hamil, berwawasan luas dengan pengalaman dalam forum internasional, bersedia mengikuti program hingga selesai, dan mendapatkan izin dari pimpinan satuan pendidikan.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Calon peserta perlu menyiapkan berbagai dokumen penting. Dokumen-dokumen tersebut meliputi:
  1. KTP
  2. SK ASN PPPK/PNS atau SK terakhir PNS/GTY
  3. SK mengajar 5 tahun terakhir
  4. Sertifikat TOEFL/IELTS 2 tahun terakhir dengan minimal skor 450/setara
  5. SK pengurus komunitas guru 5 tahun terakhir (KOMBEL/KKG/MGMP/MGBK dan sejenisnya)
  6. Sertifikat keterampilan/kursus seni 5 tahun terakhir
  7. Sertifikat sebagai guru berprestasi/inovatif/sejenisnya
  8. Surat keterangan sehat dokter
  9. Sertifikat konferensi internasional/pertemuan internasional sebagai peserta/presenter moderator/komite penyelenggara/sejenisnya 5 tahun terakhir
  10. Surat pernyataan komitmen (dapat diunduh pada laman pendaftaran)
  11. Surat izin dari kepala sekolah/ketua yayasan yang diketahui oleh dinas pendidikan (dapat diunduh pada laman pendaftaran)
  12. Biodata/CV
  13. Foto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar

Tata Cara Pendaftaran IKTE 2026

Bagi Sobat Medcom yang tertarik, berikut langkah-langkah mendaftar program IKTE 2026:
  1. Akses aplikasi IKTE melalui tautan
  2. Login menggunakan akun Google masing-masing
  3. Setelah berhasil login, klik section Profile pada menu beranda
  4. Pilih opsi NIK atau NUPTK, kemudian masukkan nomor pada kolom yang tersedia
  5. Klik Cari untuk melakukan pencarian data. Jika data terdaftar, form data profil akan muncul. Jika tidak terdaftar, akan muncul pop-up notifikasi, kemudian klik Input Manual
  6. Isi dan lengkapi data pada form data profil yang tersedia
  7. Centang kolom pernyataan data profil dan klik Simpan Profile
  8. Setelah profil lengkap, klik section Berkas Administrasi pada menu beranda
  9. Unggah dokumen dengan format PDF berukuran maksimal 2MB. Khusus untuk dokumen SK mengajar minimal lima tahun terakhir dan SK keanggotaan komunitas guru, ukuran maksimal 5MB
  10. Klik Unggah untuk memilih dan mengunggah file. Status berkas akan berubah menjadi sudah terupload secara otomatis
  11. Pastikan semua data sudah lengkap dan benar
  12. Klik Ajukan untuk mengajukan data
Seluruh dokumen harus diunggah sesuai ketentuan yang tersedia di laman aplikasi. Melansir dari akun Instagram @ditjen.gtk.kemdikbud, para guru yang tertarik dapat mengakses informasi lengkap melalui link ini: https://gtk.kemendikdasmen.go.id. Yuk segera daftar ya!
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan