Persiapan menyambut malam penuh berkah ini sangat penting bagi umat Muslim untuk merencanakan ibadah puasa dan amalan sunnah lainnya. Sebelum membahas jadwal lengkapnya, yuk kenalan dulu dengan apa itu puasa Nisfu Syaban dan keutamaannya bagi umat Islam. Simak selengkapnya.
Apa itu Puasa Nisfu Syaban?
Melansir dari laman Baznas, puasa Nisfu Syaban merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Nisfu Syaban merujuk pada pertengahan bulan Syaban, tepatnya tanggal 15 dalam kalender Hijriah.Malam ini dipercaya sebagai waktu yang penuh keberkahan, di mana seluruh amal perbuatan seorang hamba diangkat ke hadapan Allah SWT. Karena keistimewaannya, menjalankan puasa pada pertengahan bulan Syaban ini menjadi amalan yang sangat direkomendasikan oleh para ulama.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah melihat pada malam Nisfu Syaban, kemudian Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan. Hadis ini menunjukkan bahwa malam Nisfu Syaban adalah waktu yang penuh rahmat dan ampunan bagi hamba-hamba Allah yang beriman.
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa?
Melansir dari laman Media Indonesia, berdasarkan perkiraan kalender Hijriah 1447 H yang dipublikasikan berbagai lembaga falakiyah, 1 Syaban 1447 H diperkirakan bertepatan dengan Senin, 19 Januari 2026. Karena Malam Nisfu Syaban terjadi pada malam ke-15 bulan Syaban, maka Malam Nisfu Syaban 2026 diprediksi jatuh pada awal Februari.Walaupun penentuannya perlu menunggu keputusan resmi, berikut merupakan perkiraan berdasarkan kalender:
Malam Nisfu Syaban 2026 jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026 (mulai waktu Maghrib)
Hari Nisfu Syaban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Nisfu Syaban dipandang sebagai malam ketika catatan amal manusia selama setahun dilaporkan kepada Allah SWT. Beberapa hadis menyatakan bahwa pada malam tersebut Allah SWT turun ke langit dunia untuk menganugerahkan ampunan seluas-luasnya kepada hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang mempersekutukan Allah dan mereka yang sedang berselisih atau menyimpan rasa dendam.Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah melihat pada malam Nisfu Syaban, kemudian Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan. Hadis ini menunjukkan bahwa malam Nisfu Syaban adalah waktu yang penuh rahmat dan ampunan bagi hamba-hamba Allah yang beriman.
Selain itu, puasa di bulan Syaban juga menjadi persiapan dalam menyambut Ramadan. Aisyah radhiyallahu ’anha pernah bertutur bahwa beliau tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh selain bulan Ramadan, dan tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa selain di bulan Syaban.
Hal ini menunjukkan bahwa puasa di bulan Syaban, termasuk Nisfu Syaban, memiliki keutamaan sebagai latihan sebelum memasuki bulan Ramadan. Rasulullah SAW juga bersabda bahwa Syaban adalah bulan yang sering dilupakan manusia, yaitu bulan antara Rajab dan Ramadan.
Bulan itu adalah bulan diangkatnya amalan kepada Rabb semesta alam, dan beliau ingin amalannya diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.
Niat Puasa Nisfu Syaban
Umat Muslim juga disunnahkan untuk melaksanakan puasa pada bulan Syaban, khususnya pada hari Nisfu Syaban yang bertepatan dengan puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih). Berikut bacaan niat puasa Nisfu Syaban:نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dapat dibaca pada malam hari sebelum subuh atau diniatkan dalam hati sebelum menjalankan puasa.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Nisfu Syaban
Meskipun tidak ada tata cara ibadah wajib yang khusus, para ulama menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak amal kebaikan sebagai bentuk syukur dan permohonan ampun. Berikut adalah beberapa amalan yang umum dilakukan:Membaca Surat Yasin Tiga Kali
Masyarakat Muslim di Indonesia memiliki tradisi membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali setelah shalat Maghrib dengan niat berbeda-beda:- Bacaan pertama: Memohon panjang umur dalam ketaatan kepada Allah
- Bacaan kedua: Memohon dijauhkan dari marabahaya dan diberi rezeki yang halal
- Bacaan ketiga: Memohon keteguhan iman dan khusnul khatimah
Memperbanyak Doa dan Istighfar
Mengingat ini adalah malam pengampunan, memperbanyak istighfar sangat dianjurkan untuk membersihkan hati sebelum memasuki bulan Ramadan yang tinggal 15 hari lagi.Salat Sunnah Tahajud dan Witir
Menghidupkan malam dengan salat malam (Qiyamul Lail) akan menambah kekhusyukan dalam bermunajat kepada Sang Pencipta.Masih dari sumber yang sama, berikut checklist amalan agar ibadah lebih terstruktur:
- Maghrib: Shalat berjamaah, membaca Yasin 3x, dan doa bersama
- Isya: Shalat berjamaah dan melanjutkan dengan dzikir
- Sepertiga Malam: Shalat Tahajud, Shalat Hajat, dan Taubat
- Subuh: Sahur untuk puasa Nisfu Syaban/Ayyamul Bidh
Tata Cara Puasa Nisfu Syaban
Berikut tata cara menjalankan puasa Nisfu Syaban:- Membaca niat puasa sejak malam hari sebelum subuh
- Menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga maghrib
- Memperbanyak ibadah, seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berzikir
- Berbuka puasa dengan makanan yang halal dan diawali dengan doa berbuka puasa
Nah, itulah informasi lengkap mengenai jadwal Malam Nisfu Syaban 2026 beserta keutamaan dan amalan yang dianjurkan. Semoga bermanfaat ya! (Bramcov Stivens Situmeang)
| Baca juga: Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan: Bahasa Arab, Latin, dan Arti |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News