Banyak siswa fokus mempersiapkan materi ujian namun melupakan hal mendasar ini hingga akhirnya terkendala di tahap registrasi. Padahal, NISN yang tidak aktif bisa langsung menggugurkan kesempatan mendaftar, seberapa pun matangnya persiapan yang telah dilakukan.
Proses SNPMB 2026 dimulai dari pembuatan akun yang telah dibuka sejak Januari hingga Februari 2026. Akun tersebut tidak akan bisa dibuat sempurna tanpa NISN yang terkonfirmasi aktif di satuan pendidikan.
Oleh karena itu, jangan sampai perjuangan panjang selama tiga tahun di sekolah terhenti hanya karena masalah administrasi yang sebenarnya bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Namun, sebelum mengetahui cara mengecek NISN secara online, yuk simak terlebih dahulu apa itu NIS berikut ini:
Apa itu NISN?
Mengutip laman resmi nisn.data.kemdikbud.go.id, NISN adalah kode pengenal unik yang bersifat standar dan berlaku sepanjang masa bagi seluruh pelajar di Indonesia. Fungsi utamanya adalah sebagai pembeda agar data satu siswa tidak tertukar dengan siswa lainnya di seluruh sekolah, baik di dalam negeri maupun luar negeri.Sistem pengelolaan nomor induk ini terintegrasi langsung dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dikelola oleh pusat data Kemendikbud. Setiap pelajar yang sekolahnya memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dipastikan akan mendapatkan nomor unik ini sebagai bagian penting dari penyatuan data pendidikan nasional.
Fungsi dan Manfaat NISN
Lebih dari sekadar nomor identitas, NISN memiliki peran besar untuk mencatat riwayat pendidikan setiap anak secara konsisten dari awal sekolah hingga lulus. Sistem ini memudahkan pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan mengelola data siswa secara daring (online) yang transparan dan akuntabel melalui satu pintu.Selain itu, NISN merupakan kunci utama agar siswa bisa mengakses berbagai bantuan pemerintah seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Nomor ini juga sangat menentukan kelancaran proses administrasi, mulai dari menempuh ujian nasional hingga mendaftar masuk PTN.
Cara Cek NISN Online
Pengecekan NISN dapat dilakukan online melalui dua metode, yakni pencarian berdasarkan nama siswa atau berdasarkan nomor NISN. Berikut langkah-langkahnya:Cek NISN Berdasarkan Nama:
- Buka laman nisn.data.kemdikbud.go.id
- Pilih menu "Pencarian Nama"
- Masukkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung
- Ketik kode captcha
- Klik "Cari Data"
Cek NISN Berdasarkan Nomor:
- Buka laman nisn.data.kemdikbud.go.id
- Pilih menu "Pencarian NISN"
- Masukkan nomor NISN dan nama ibu kandung
- Ketik kode captcha
- Klik "Cari Data"
Bagi Sobat Medcom yang berencana melanjutkan pendidikan ke PTN melalui jalur SNBT, persiapan matang adalah kunci utama. Berbeda dengan jalur SNBP, jalur ini membutuhkan kesiapan mental dan penguasaan materi yang lebih mendalam karena persaingan melalui jalur ini sangat ketat. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
Persyaratan Peserta UTBK-SNBT 2026
- Peserta harus memiliki Akun SNPMB Siswa
- Registrasi Akun SNPMB Siswa dapat dilakukan di Portal SNPMB.
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Siswa SMA/SMK/MA atau yang sederajat pada kelas terakhir tahun 2026, atau Peserta didik Paket C tahun 2026 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026). Siswa yang belum mempunyai ijazah harus membawa surat keterangan siswa kelas 12 sekurang-kurangnya disertai dengan identitas, meliputi nama, kelas, NISN dan NPSN, pas foto terbaru (berwarna), tanda tangan Kepala Sekolah/Madrasah, dan stempel/cap sekolah di atas foto siswa
- Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat tahun 2024 dan 2025 atau Lulusan Paket C tahun 2024 dan 2025 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026)
- Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan
- Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan/atau Olahraga wajib mengunggah portofolio
- Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi
- Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra
- Membayar biaya UTBK
Jadwal UTBK-SNBT 2026
Agar tidak terlewat tahapan pentingnya, berikut jadwal yang harus diperhatikan:- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari-7 April 2026
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret-7 April 2026
- Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret-8 April 2026
- Unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT:11-15 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21-30 April 2026
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
- Unduh Sertifikat UTBK: 2 Juni-31 Juli 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News