Pelepasan balon sebagai tanda RS UNS telah beroperasi penuh, UNS/Humas.
Pelepasan balon sebagai tanda RS UNS telah beroperasi penuh, UNS/Humas.

RS UNS Kini Beroperasi Penuh

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Citra Larasati • 13 Maret 2019 20:03
Jakarta: Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kini sudah mulai beroperasi penuh. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Prasasti Operasional Penuh RS UNS oleh Rektor UNS, Ravik Karsidi didampingi oleh Direktur RS UNS, Zainal Arifin Adnan beserta pejabat di lingkungan UNS yang bertempat di Lobi RS UNS, Selasa 12 Maret 2019.
 
Seperti dikutip dari siaran pers,Zainal mengatakan, RS UNS ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 2016 lalu. Selama tiga tahun ini, RS UNS sudah melayani pasien baik itu rawat inap maupun rawat jalan.
 
Hanya saja selama tiga tahun ini untuk operasional RS UNS belum secara keseluruhan. “Maka bertepatan dengan Dies Natalis UNS ke-43 ini, RS UNS sudah beroperasi penuh, ini tentunya berkat doa restu dari seluruh keluarga besar UNS dan masyarakat sekitar. Semoga bisa membawa keberkahan untuk sesama. Dengan beroperasi penuh ini semoga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan,” terang Zainal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zainal menambahkan, bahwa selama ini jumlah pasien rawat jalan di RS UNS rata-rata bisa mencapai 400 pasien per hari. Sedangkan untuk rawat inap, sebanyak 80-90 persen merupakan pasien dengan menggunakan BPJS.
 
Baca:Alumni UNS Sumbang Rp400 Juta untuk Beasiswa
 
“Rumah sakit kami tipe C, meski tipe C namun kami sudah memiliki 13 layanan dokter spesialis. Sebagian besar dokter di RS UNS adalah dokter spesialis. Dengan pelayanan yang lengkap, kami optimistis bisa melayani pasien dengan maksimal.
 
Bahkan RS UNS juga sudah melayani layanan cuci darah atau hemodialisis, sehingga bagi masyarakat yang harus melakukan cuci darah bisa dilayani di RS UNS.
 
Sementara itu, Ravik Karsidi menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi seluruh karyawan RS UNS yang telah bekerja keras sehingga RS UNS bisa beroperasi secara penuh.
 
“Rumah Sakit UNS ini merupakan rumah sakit pendidikan, sehingga memiliki tiga kewajiban. Yaitu melakukan pelayanan kepada masyarakat, melakukan penelitian serta melakukan pendidikan,” sebut Ravik.
 
Dan ke depannya, RS UNS terus melakukan pengembangan lantaran masih memiliki lahan hibah dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang terletak di belakang gedung RS UNS. “Semoga nanti Rektor pengganti saya bisa melanjutkan pengembangan rumah sakit ini,” katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan UNS juga memberikan bantuan kepada RS UNS yaitu berupa 100 buah selimut untuk pasien dan lemari.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif