Salah satunya dalam semangat kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri. Nadiem mengatakan, melalui program Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM) saat ini lebih dari 400.000 mahasiswa Indonesia sudah terpenuhi haknya untuk belajar di luar kampus.
"Dan lebih membanggakan lagi saat ini sejumlah 60 persen mahasiswa peserta Kampus Merdeka merupakan mahasiswa yang mengikuti program MBKM yang diselenggarakan oleh kampus masing-masing," kata Nadiem dalam siaran persnya, Kamis, 26 Januari 2023.
Memasuki usianya yang ke-3, kata Nadiem, MBKM bukan lagi sebagai program tetapi sudah menjadi gerakan dan budaya baru sektor pendidikan di Indonesia yang lebih inovatif dan kolaboratif. "Karena itu diharapkan mahasiswa akan lebih terbuka terhadap perubahan dan inovasi,” ujar Nadiem.
Ukrida merayakan Dies Natalis yang Ke-56 dengan mengusung tema “Let Your Light Shine”. Rangkaian acara Dies diawali dengan Ibadah Syukur yang dilayani oleh Pendeta Ronny Nathanael.
Pendeta Ronny Nathanael mengajak seluruh sivitas akademika Ukrida dalam karyanya agar terus melakukan yang terbaik secara benar sehingga dampak baiknya juga dirasakan oleh masyarakat. Hal ini merupakan wujud nyata dari Ukrida sebagai pembawa lentera yang membagi terang kebaikan bagi banyak orang.
Sementara itu, Rektor Ukrida, Wani Devita Gunardi dalam sambutannya mengatakan, melalui Dies Natalis yang Ke-56, Ukrida tertantang untuk lebih memancarkan sinarnya melalui prestasi dari karya-karyanya. Menutup 2022 Ukrida memperoleh hasil penilaian akreditasi dari dua program studi, yaitu Informatika yang mengalami kenaikan peringkat akreditasi menjadi Baik Sekali dan program studi Akuntansi yang mengalami kenaikan peringkat akreditasi menjadi Unggul.
Kedua program studi tersebut menjalani serangkaian proses akreditasi oleh LAM-INFOKOM untuk Informatika, dan LAM-EMBA untuk program studi Akuntansi. Untuk program studi Akuntansi sebelumnya juga meraih sertifikat ISO 21001: 2018 dari British Standard Institution, sehingga program studi telah diakui berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Wani juga menyampaikan laporan tahunan yang berisi pencapaian sepanjang 2022, serta fokus dan target Ukrida berikutnya.
Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Kristen Krida Wacana, Oki Widjaja mengulas tentang sejarah pendirian Ukrida dan mengingatkan kembali bahwa Ukrida dihadirkan dari “rusuk” BPK Penabur.
Selanjutnya Oki mengingatkan beberapa hal yang didasarkan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas yang dicanangkan oleh Dikti. Antara lain, universitas bisa menjadi semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan ini merupakan arti dari implementasi program MBKM.
Selain itu, mahasiswa juga diperkaya melalui program praktisi mengajar. Program studi juga didesain agar menjadi kolaboratif dan partisipatif sehingga mahasiswa akan lebih terbuka wawasan keilmuannya, bukan hanya dengan pembelajaran searah.
“Ini akan memaknai Ukrida sebagai pembawa lentera yang bersinar berdampak baik bagi masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Oki.
Dies Natalis Ke-56 Ukrida juga menghadirkan orasi ilmiah oleh Dr. Soegeng Wahyoedi, S.E., M. Com., Ec., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ukrida, yang berjudul Modal Insani sebagai Pemacu Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang Pasca Pandemi Covid-19, Komparasi Negara-negara ASEAN-5. Orasi ilmiah melihat variabel-variabel penentu pertumbuhan ekonomi jangka panjang, yang diinvestigasi melalui pemikiran Robert Solow dan Paul Roomer di mana keduanya merupakan pemenang nobel ekonomi tahun 1987 (Solow) dan 2018 (Roomer).
Variabel-variabel penentu pertumbuhan ekonomi jangka panjang diinvestigasi melalui pemikiran ekonomi sisi produksi (supply side economics) dengan menggunakan pendekatan fungsi produksi. Pemilihan supply side economics ini terkait dengan Universitas Kristen Krida Wacana sebagai institusi pendidikan, yang menjadi penyumbang input dalam bentuk modal insani dan riset yang diperlukan dalam proses transformasi input menjadi output.
Dies Natalis Ukrida Ke-56 juga diberikan penghargaan Satya Karya yang diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah mencapai masa bakti 25 tahun. Ukrida juga menyadari pentingnya peran mitra dalam pengembangan pendidikan tinggi di mana mitra Ukrida telah memberikan kontribusi yang baik selama tahun 2022.
Untuk itu, Ukrida memberikan penghargaan kepada mitra, baik di dalam maupun luar negeri, melalui “Ukrida Jaya Partnership Awards 2023”. Penghargaan juga diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan terbaik dari berbagai jenjang melalui Ukrida Jaya Awards 2023.
Para dosen dan tenaga kependidikan tersebut telah melalui serangkaian seleksi hingga terpilih sebagai dosen dan tenaga kependidikan berprestasi. Selain itu, lima program studi terbaik juga menerima Ukrida Jaya Awards, yaitu Akuntansi, Keperawatan, Psikologi, Magister Manajemen, dan Teknik Elektro.
Penghargaan terakhir diberikan kepada Mitra Sekolah Terbaik. Salah satunya karena sekolah menjadi mitra yang penting dalam mengembangkan berbagai kegiatan, baik bagi sekolah maupun universitas.
Adapun penghargaan diberikan kepada SMAK 2 BPK Penabur Jakarta, SMAN 2 Jakarta, SMAN 95 Jakarta, SMA Kristen Kalam Kudus 3 Jakarta, dan SMK Cinta Kasih Tzu Chi Jakarta.
Melalui perayaan Dies Natalis ke-56 ini, Ukrida menunjukkan keinginannya untuk terus berbagi, baik perhatian dan pengetahuan melalui penghargaan kepada karyawan maupun mitra. Motto Lead To Impact terus menjadi komitmen untuk memberi dampak baik bagi masyarakat luas melalui peran sebagai Kampusnya Pemimpin Perubahan.
| Baca juga: Nono dan 2 Pelajar Dance Sport dari SMPN 1 Ciawi Berpeluang Dapat Beasiswa dari Negara |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News