Tim UB di ajang Seoul International Invention Fair – SIIF 2018. Foto: Istimewa.
Tim UB di ajang Seoul International Invention Fair – SIIF 2018. Foto: Istimewa.

Aplikasi untuk UMKM Karya Mahasiswa UB Berjaya di Seoul

Pendidikan inovasi
Daviq Umar Al Faruq • 26 Desember 2018 12:53
Malang: Mahasiswa lintas fakultas Universitas Brawijaya (UB) berjaya di ajang kompetisi internasional. Yakni di ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2018 di Seoul, Korea Selatan pada 6-9 Desember 2018 lalu.

Mereka adalah Kevin Adiyasa Pahlevi, Naufal Alman Shafly, Yamamo Satrio, Febian Mahdatana, Mayasari, Jufry Hariyanta, Ismelia Novitasari, Mathius Brein Andwika Sitohang, Jhorgi Hisamawa dan Anisa Fitri Ramadhania.

Kesepuluh mahasiswa ini berjaya di ajang SIIF dengan membawa pulang penghargaan Grand Prize setelah berhasil mengalahkan perwakilan dari 33 negara. Prestasi itu diraih berkat produk Mang.id, yaitu aplikasi online berbasis android untuk tujuan pemasaran dengan pasar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Salah seorang perwakilan tim, Mathius Brein Andwika Sitohang menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan pengiriman produk terbanyak dalam ajang tersebut. Yaitu sebanyak 41 buah. “Untuk Mang.id sendiri, kita menyediakan platform untuk para pengguna produk UMKM agar dapat mengecek kualitas produk yang telah digunakan. Visi besarnya adalah memperkuat UMKM sebagai pilar perekonomian bangsa Indonesia yang dimulai dari Kota Malang,” kata Mathius di Malang, Rabu, 26 Desember 2018.

Dengan dibimbing dosen FEB UB, Sigit Pranomo, Mang.id sudah dapat diakses dalam bentuk aplikasi android dan tersedia pada Playstore. Hanya saja, Mang.id masih dalam tahap pengembangan, karena saat ini mereka telah memiliki hak paten dari lembaga di UB.

“Kami ingin Mang.id bisa besar, dimulai dari UMKM di Malang kemudian banyak juga pengguna yang memberikan review tentang produk yang telah dipakai. Selain itu, semoga semakin banyak nya mahasiswa yang mulai tertarik untuk berusaha UMKM dan mendaftarkannya di Mang.id,” ungkapnya.

Baca: Paduan Suara UB Sabet Emas di Korea Selatan

Sedangkan anggota tim lainnya, Kevin Adiyasa Pahlevi mengaku, bertugas mencari pihak UMKM untuk bekerja sama dengan Mang.id. Sekaligus dia juga bertugas untuk mengedukasi UMKM tentang pemakaian aplikasi.

“Untuk total yang diedukasi sudah lebih dari 100 UMKM, namun yang terdaftar di apps sekitar 60 UMKM. Saya harap Mang.id dapat berdampak besar bagi pendapatan UMKM dan meningkatkan jumlahnya di Indonesia. Hal ini disebabkan UMKM punya peran sangat penting bagi perekonomian Indonesia,” beber Kevin

Untuk diketahui, terdapat 606 proyek inovasi dipamerkan diajang SIIF 2018. Adapun kegiatan SIIF diikuti oleh berbagai negara, di antaranya Indonesia, Korea, Taiwan, Thailand, Malaysia, Vietnam, China, Arab Saudi, Kroasia, Rusia, Uni Emirat Arab, Swiss, Iran, Oman, Qatar, Amerika, Polandia, serta berbagai negara lainya.

Baca: UB Kembangkan Pendeteksi Bencana Berbasis Android

SIIF merupakan acara pameran dan kompetisi inovasi yang diselenggarakan oleh Korea Invention Promotion Association (KIPA), didukung oleh Korea Intellectual Property. Tahun ini inovasi Indonesia yang dibawahi oleh Innopa berhasil menyabet satu grand prize, 10 medali emas, 6 perak, 21 perunggu, dan berbagai penghargaan spesial lainnya dari berbagai negara. Organization (KIPO), World Intellectual Property Organization (WIPO), dan International Federation of Inventors Association.


(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi