Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemendikbud, Nizam. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemendikbud, Nizam. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Kemendikbud Terbitkan Surat, Imbau Mahasiswa Tidak Ikut Demo

Pendidikan Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Citra Larasati • 11 Oktober 2020 13:00
Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Surat Imbauan Pembelajaran Secara Daring dan Sosialisasi UU Cipta Kerja yang ditujukan untuk pimpinan perguruan tinggi. Salah satunya memuat imbauan tentang mahasiswa agar tidak ikut unjuk rasa, dan dosen untuk tidak memprovokasi mahasiswanya mengikuti demonstrasi.
 
Surat ini diterbitkan, setelah memperhatikan situasi akhir-akhir ini yang kurang kondusif untuk pembelajaran. Terutama terkait tanggapan atas diterbitkannya UU Ciptaker.
 
Surat yang ditandatangani Dirjen Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, Nizam tersebut meminta seluruh pimpinan perguruan tinggi untukmenjaga ketenangan dan suasana pembelajaran yang kondusif di perguruan tinggi masing-masing. Kemudian tetap melaksanakan pembelajaran secara daring atau pembelajaran Jarak Jauh dari tempat masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para dosen diharapkan tetap melaksanakan pembelajaran daring dan memantau kehadiran dan meningkatkan interaksi pembelajaran mahasiswa dari tempat tinggal masing-masing. "Mengimbau para mahasiswa untuk tidak turut serta dalam kegiatan demonstrasi atau unjuk rasa atau penyampaian aspirasi yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan para mahasiswa di masa pandemi," seru surat tersebut.
 
Baca juga:Tujuh Sikap Forum Rektor Indonesia Respons Omnibus Law
 
Ditjen Dikti juga meminta seluruh sivitas akademika membangun dan menyosialisasikan isi UU Cipta Kerja dan mendorong kajian-kajian akademis obyektif atas UU tersebut. Hasil pemikiran dan aspirasi dari kampus hendaknya disampaikan kepada pemerintah maupun DPR melalui mekanisme yang ada dan dengan cara-cara yang santun
 
Surat itu juga menginstruksikan para dosen untuk senantiasa mendorong mahasiswa melakukan kegiatan intelektual dalam mengkritisi UU Cipta Kerja, maupun produk kebijakan lainnya. "Tidak memprovokasi mahasiswa untuk mengikuti/mengadakan kegiatan demonstrasi/ujuk rasa/penyampaian aspirasi yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan pada mahasiswa," imbuh surat itu.
 
Terakhir, orang tua mahasiswa juga diimbau turut menjaga putra putrinya agar melakukan pembelajaran dari tempat tinggal masing-masing, Informasi tentang UU Cipta Kerja secara rutin akan diperbarui dan dapat diunduh dari tautan https://dikti.Kemdikbud.go.id/epustaka/cipta-kerja.
 
"Bila ada hal yang perlu dikoordinasikan kampus, dipersilakan untuk menghubungi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan," tutup surat tersebut.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif