Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

BRIN Ungkap Alasan Indonesia Masih Terjebak di Middle Income Trap

Pendidikan penelitian inovasi Riset dan Penelitian BRIN Indonesia Emas
Ilham Pratama Putra • 20 April 2022 15:10
Jakarta: Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menuturkan Indonesia masih berada dalam negara berpenghasilan menengah atau middle income trap. Handoko menyebut riset dan inovasi bisa menjadi kunci penyelamat Indonesia dari middle income trap.
 
"Riset dan inovasi menjadi kunci untuk mencegah Indonesia terjebak dalam middle income trap dan benar-benar bisa mencapai Indonesia maju 2045," kata Handoko dalam Kick Off BRIDA secara daring, Rabu, 20 April 2022.
 
Handoko menuturkan kemampuan riset dan inovasi Indonesia masih minim. Sebab, bangsa Indonesia belum mampu memberikan nilai tambah dari hal-hal yang dimiliki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, middle income trap ini akibat ketidakmampuan bangsa ini untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan. Baik dari alam maupun SDM yang kita miliki," tutur dia.
 
Misalnya saja, kata Handoko, Indonesia masih menjual kencur mentah. Padahal, kencur dapat menjadi obat jika periset mampu berinovasi.
 
"Jadi, kita itu jangan lagi menjual kencur mentah atau kencur bubuk. Tapi kita bisa menjaul itu sebagai obat. Kemampuan riset dan inovasi yang kuat dibutuhkan untuk itu, agar kencur tadi memiliki nilai tambah," tutur dia.
 
Baca: BRIN Pastikan Dampingi Peneliti Hingga Hasil Riset Dihilirisasi
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif