Karena itu, kata dia, dampak kontribusi dari penerima LPDP juga harus luar biasa. Jangan dampak yang diberikan malah tidak terasa di masyarakat.
"Bicara dampak ini tentu harus jelas ya, dampaknya seperti apa. Karena kan dampak ini ada yang besar, ada yang kecil, kecil sekali sampai tidak kelihatan," kata Maman dalam Scholarship Talk pada Sabtu, 27 Februari 2026.
Maman pun menegaskan, saat bicara kontribusi penerima beasiswa LPDP, maka dampak yang diberikan seharusnya besar. Jangan malah dampaknya lebih kecil daripada mahasiswa yang studi tanpa beasiswa.
"Kalau disebut berdampak, maka dampaknya harus lebih besar daripada yang tidak menerima beasiswa," tegasnya.
Lebih lanjut, untuk Beasiswa LPDP, ia pun memberi masukan agar sistem seleksi penerimaan yang ada saat ini mesti lebih kuat. Di mana penerima beasiswa memang harus memiliki nasionalisme yang tinggi.
"Apalagi kita tahu beasiswa adalah investasi. Artinya LPDP tidak hanya membiaya kuliah tapi juga membangun kepemimpinan masa depan," terangnya.
Dengan begitu, seharusnya ekosistem Beasiswa LPDP harus bertumbuh lebih baik. Karena para alumninya diharapkan menjadi mesin pertumbuhan negeri.
"Kenapa ini penting, karena kita ke depan ada kompetensi berdaya saing global. Sebenarnya juga kita tidak kurang orang pintar. Tapi butuh orang berintegritas," pungkasnya.
| Baca juga: Dirut LPDP: Awardee Boleh Nambah Waktu di Luar Negeri hingga 2 Tahun, Asalkan... |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News