Ilustrasi: MI/Gino Hadi
Ilustrasi: MI/Gino Hadi

P2G Sebut Pidato Presiden Tawarkan Optimisme di Dunia Pendidikan

Antara • 16 Agustus 2022 19:02
Jakarta:  Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim memberi tanggapan atas pidato Presiden Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR dan penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2023.  Menurut Satriwan, melalui pidatonya, Presiden menawarkan optimisme di dunia pendidikan.
 
Pidato Presiden Jokowi menawarkan optimisme bagi dunia pendidikan kita. Poin yang disampaikan dan ditekankan Presiden Jokowi harus diakui merupakan pekerjaan rumah besar pendidikan nasional kita,” ujar Satriwan di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022.
 
Dia menambahkan, anggaran pendidikan mengalami tren kenaikan tiap tahunnya, untuk 2023 menjadi Rp608,3 triliun.  Akan tetapi kenaikan anggaran pendidikan tiap tahun tidak linear dengan meningkatnya kualitas pendidikan nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Data AN 2021 menunjukkan satu dari dua peserta didik Indonesia tidak mampu memenuhi minimum kompetensi dasar literasi. Sedangkan dua dari tiga peserta didik Indonesia tidak mampu memenuhi minimum kompetensi dasar numerasi,” terang Satriwan.
 
Dalam kesempatan itu, P2G sangat mengapresiasi komitmen Presiden untuk memperluas akses pendidikan. Pihaknya mengakui kualitas pendidikan nasional masih rendah dan tingkat kesenjangan yang tinggi seperti infrastruktur pendidikan, sekolah, dan guru-guru di daerah dengan di perkotaan.
 
“Disparitas ini mesti diperpendek jaraknya. Peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) adalah bentuk keberpihakan negara kepada wilayah yang butuh mendapatkan afirmasi,” tambah dia.
 
Menurut dia, pesan kuat itu hendaknya ditangkap pula oleh Pemerintah Daerah sehingga antara pusat dan daerah benar-benar senafas untuk fokus memajukan kualitas SDM.
 
Keseriusan daerah memprioritaskan bidang pendidikan hendaknya terwujud dalam Neraca Pendidikan Daerah (NPD). "Masih banyak daerah yang anggaran pendidikan mereka di bawah 20 persen yang tentu saja inkonstitusional," katanya.
 
Baca juga:  Jokowi Minta Siswa dan Mahasiswa Diperkenalkan dengan Dunia Kerja Sejak Dini


 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif