Ilustrasi baju lebaran. DOK IG @okkyasokawatireal
Ilustrasi baju lebaran. DOK IG @okkyasokawatireal

Tak Mesti Baru, Dosen Unesa Ungkap Tren Busana Lebaran 2022

Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Idulfitri 1443 Lebaran 2022
Renatha Swasty • 03 Mei 2022 17:16
Jakarta: Momentum Lebaran identik dengan tampilan atau pakaian baru. Banyak yang rela mengantre di toko pakaian atau mal untuk berburu busana idaman untuk dipakai saat lebaran.
 
Dosen Tata Busana Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ratna Suhartini menyebut busana yang dipakai saat lebaran tidak lepas dari tren yang ada. Busana model kaftan akan kembali melejit pada lebaran tahun ini.
 
Tren busana lain yang juga menjadi pilihan yaitu model baju wrap, vintage, dan tunic. “Biasanya busana ini nyaman dan sering dipakai untuk berkunjung dan bersilahturahmi,” kata Ratna dikutip dari laman unesa.ac.id, Selasa, 3 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan, warna yang sedang tren dan cocok menjadi variasi baju lebaran ialah warna emerald, broken white, very peri, dan warna-warna pastel. “Sekarang semua warna yang tren dapat dipakai. Warna dan model busana juga penting untuk kepercayaan diri,” ujar dia.
 
Dia menuturkan tampil maksimal bukan hanya milik kaum hawa, kaum adam juga berhak tampil maksimal di hari yang fitri. Ratna mengungkapkan pentingnya fesyen bagi pria.
 
Fesyen item dapat menjadi pilihan manis bagi kaum adam di antaranya sarung wrap, baju koko, dan kemeja slimfit. Bagi remaja, pemilihan bahan polos dan warna soft untuk kemeja bisa lebih tampak fresh,” tutur dia.
 
Dia menyebut dalam berpakaian perlu ada kemampuan mix and match yang disesuaikan dengan bentuk tubuh, warna kulit, dan tentunya momentum. Berikut beberapa tips memilih baju yang sesuai dengan nuansa lebaran tahun ini:
  1. Melihat tren mode dari beberapa desainer di media sosial
  2. Shopping window di beberapa mal
  3. Sesuaikan dengan bentuk tubuh
  4. Sesuaikan tren warna sekarang
Ratna menyebut pesatnya perkembangan dunia fesyen membuat banyak pilihan busana yang memanjakan mata hingga lupa diri. Ratna mengingatkan pakaian yang bagus bukan dari harga, melainkan nyaman dipakai, bisa bebas bergerak, dan cutting simple.
 
“Karena sudah ada izin dari pemerintah, diperbolehkan berlebaran, maka ramaikan lebaran ini dengan tren-tren terkini tetapi juga yang bikin nyaman,” tutur dia.
 
Dia berpesan lebaran bukan hanya tentang baju baru atau yang baru diburu di toko atau mal. Namun, bisa juga dengan memadu-padankan pakaian yang sudah ada sesuai dengan tren yang ada, nyaman, dan serasi.
 
“Berpakaianlah seperlunya sesuai dengan fungsinya, padu padankan pakaian dengan serasi dan nyaman, serta membeli secukupnya dan jangan dipaksakan,“ tutur dia.
 
Baca: Pakar UNS Ungkap Cara Cegah Peningkatan Limbah Pakaian dari Budaya Baju Baru Saat Lebaran
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif