Kampus UNJ. Foto: Dok Humas UNJ.
Kampus UNJ. Foto: Dok Humas UNJ.

Sexting Oknum Dosen UNJ kepada Mahasiswi Disebut Kasus Lama

Ilham Pratama Putra • 08 Desember 2021 15:24
Jakarta: Oknum dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berinisial DA diduga melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswinya. Kasus yang melibatkan DA ini diduga sudah terjadi lama dan baru mencuat ke publik.
 
Kepala Humas UNJ Syaifudin mengatakan, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen DA berupa perilaku menggoda lewat pesan teks atau sexting. Kini laporan dugaan kekerasan seksual itu tengah ditindak lanjuti pihak kampus.
 
"Kampus mendapatkan beberapa laporan aduan yang diakomodasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ, dan kemudian akan segera ditindak lanjuti oleh kampus," kata Syaifudin kepada Medcom.id, Rabu, 8 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun menyampaikan laporan dari BEM UNJ sudah disampaikan kepada pimpinan perguruan tinggi. Dari laporan tersebut diketahui pula beberapa mahasiswi dan alumni telah menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen DA.
 
"Kasus ini sudah terjadi beberapa tahun lalu dan baru terungkap saat ini oleh para korban. Pihak UNJ sendiri mendalami dulu kasusnya dengan memanggil Dekan, Ketua Program Studi yang bersangkutan dan oknum dosen untuk dimintai keterangan terkait kasus yang terjadi," terangnya.
 
Baca: Isu Sexting Dosen kepada Mahasiswa di UNJ, Gerpuan UNJ Buka Layanan Pengaduan
 
Dia menjelaskan prinsip asas praduga tak bersalah dapat dijalankan dalam menangani kasus ini. Hal itu, agar pengentasan kasus dilakukan dengan cara yang sangat berhati-hati.
 
Pihaknya pun akan memanggil berbagai pihak untuk dimintai keterangan. Jika memang terbukti bersalah, maka oknum dosen akan diberikan sanksi oleh UNJ sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
"Jika memang ada pihak yang dirugikan serta melanggar hukum pidana, maka kasus ini akan diserahkan ke pihak kepolisian sebagai lembaga yang berwenang," tuturnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif