Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan sebanyak 490.552 murid mengikuti pelaksanaan TKA susulan. Selain karena sakit, terdapat sejumlah faktor lain siswa mengikuti TKA susulan.
“Hari ini adalah hari terakhir ujian susulan yang mengakomodir para murid kita yang sedang sakit di rumah sakit ataupun kondisi kesehatan lain, sehingga waktu itu terkendala pada saat pelaksanaan yang sebenarnya,” kata Toni dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Selasa, 19 Mei 2026.
Dia mengatakan para murid yang mengikuti TKA susulan bukan hanya mereka yang tidak hadir pada saat jadwal pelaksanaan. Namun, juga mencakup para peserta tes yang mengalami relokasi sesi.
| Baca juga:
|
"Kemudian susulan ini diikuti siswa dengan kendala pada perangkat dan jaringan hingga penjadwalan ulang administratif pada saat pelaksanaan tes berlangsung," ujar dia.
Dia menyebut angka partisipasi TKA SD mencapai 98,53 persen dan keikutsertaan siswa SMP sebesar 97,22 persen. Pada pelaksanaan TKA jenjang pendidikan SD sederajat, pihaknya mencatat provinsi Sumatera Barat dan Yogyakarta menjadi wilayah dengan partisipasi tertinggi mencapai 99,8 persen.
Sementara itu, pelaksanaan TKA jenjang pendidikan SMP, provinsi Bangka Belitung menjadi wilayah dengan partisipasi tertinggi sebesar 99,8 persen. Pelaksanaan TKA di sekolah luar negeri, pada jenjang pendidikan SD mencapai 85,75 persen dan jenjang pendidikan SMP mencapai 93,15 persen.
| Baca juga: Daftar 50 SMA Negeri di Jabar dengan Nilai Rerata TKA Tertinggi 2026, Sekolahmu Peringkat Berapa? |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News