Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto

Kemendikbud Bantah Lebur Mata Pelajaran Pendidikan Agama

Pendidikan Kurikulum Pendidikan Pendidikan Agama
Ilham Pratama Putra • 19 Juni 2020 11:56
Jakarta: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kemendikbud, Totok Suprayitno menegaskan tidak ada rencana peleburan mata pelajaran Pendidikan Agama dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) seperti informasi yang beredar di publik.
 
Meski begitu, Totok mengakui, jika Kemendikbud terus melakukan kajian terkait penyederhanaan kurikulum 2013 yang berjalan saat ini. Namun hingga saat ini, belum ada keputusan akhir tentang bentuk penyederhanaan kurikulum 2013 tersebut.
 
"Bahan diskusi terakhir yang disampaikan ke saya adalah susunan kelompok mata pelajaran tidak ada digabung seperti itu, tetapi tetap berdiri sendiri seperti yang berlaku saat ini," kata Totok dalam keterangannya, Kamis 18 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan tersebut disampaikan Totok menjawab beredarnya sebuah dokumen bertuliskan 'Dokumen Rahasia' di media sosial utamanya aplikasi percakapan Whatsapp terkait rencana penyederhanaan kurikulum tersebut. Dalam dokumen tersebut terdapat tabel yang bertuliskan mata pelajaran pendidikan agama bakal digabung dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
 
Baca juga:Menag Terbitkan Panduan Pembelajaran di Pesantren
 
Tampak sebuah paparan usulan peleburan mata pelajaran Agama kelas 1 hingga kelas 3 Sekolah Dasar (lower grade). "Yang diramaikan itu adalah bahan diskusi awal internal di antara tim kerja kurikulum. Diskusi masih terus berlangsung dan saat ini belum ada keputusan apapun dari kementerian," tegas Totok.
 
Plt. Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad juga menegaskan tidak ada rencana Kemendikbud melakukan penyederhanaan kurikulum dengan peleburan mata pelajaran Agama. Pembahasan penyederhanaan kurikulum 2013 itu sendiri dilakukan untuk merancang pembelajaran yang lebih efektif.
 
"Pusat Kurikulum menyiapkan penyederhanaan kurikulum yang disertai penyusunan berbagai modul pendukungnya," tegas Hamid.
 
Lebih lanjut dalam materi diskusi itu terdapat pula peleburan pada mata pelajaran kelas 4 hingga kelas 6 (upper grade). Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bakal dilebur dengan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan nama Sains Dasar.
 
Sementara Bahasa Inggris hanya menjadi mata pelajaran pilihan. Mata pelajaran Bahasa Inggris menjadi kewenangan daerah atau sekolah untuk diadakan atau tidak.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif