Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Waryono Abdul Ghofur. Dok Kemenag.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Waryono Abdul Ghofur. Dok Kemenag.

Kemenag Jajaki Pengembangan Ekonomi Pesantren Berbasis Digital

Pendidikan kementerian agama pondok pesantren
Arga sumantri • 17 Februari 2021 09:54
Jakarta: Upaya Kementerian Agama untuk menguatkan kemandirian ekonomi pesantren mulai dilakukan. Terbaru, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak untuk mengembangkan ekonomi pesantren berbasis digital.
 
Skema sinegri ini didiskusikan bersama dalam pertemuan antara Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghofur dengan iPesantren, Kesan.id, Dompet Dhuafa dan Infra Digital Nusantara. 
 
"Ini merupakan konsolidasi dalam rangka menguatkan ekonomi pesantren berbasis digital," terang Waryono di Jakarta, Senin, 16 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Waryono, pertemuan ini menyepakati sejumlah poin yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman untuk ditandatangani para pihak. Sejumlah ketentuan yang disepakati bermuara pada usaha untuk mengefektifkan tata kelola data dalam rangka penguatan kemandirian ekonomi pesantren.
 
Baca: Kemenag Terbitkan Tiga PMA Pesantren, Ini Penjelasannya
 
Data disebut menjadi basis awal dalam melakukan branding pesantren, bukan hanya sebagai  lembaga pendidikan, tapi juga lembaga pemberdayaan masyarakat. Hal itu diharapkan akan mempermudah para pihak, termasuk kementerian dan lembaga negara untuk menggandeng pesantren dalam penguatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
 
"Sinergi ini juga akan memberi ruang pembelajaran keterampilan berusaha bagi para santri sehingga mereka bisa mendapat pengalaman belajar lebih banyak, selain pendidikan keagamaan," lanjutnya.
 
Waryono menambahkan, sejumlah kesepakatan yang dihasilkan akan dirumuskan untuk dituangkan dalam nota kesepahaman. "Semoga MoU antara para pihak bisa segera ditandatangani untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif