Tren polyworking berkembang pesat terutama setelah pandemi covid-19, ketika pola kerja fleksibel dan remote working menjadi semakin umum di berbagai sektor. Model kerja ini kini banyak diminati oleh profesional muda yang ingin mendiversifikasi karier dan pendapatan mereka.
Yuk kenali lebih dalam dengan polyworking, mulai dari pengertian, faktor dan tantangannya dikutip dari laman Gaji.id:
Apa itu polyworking?
Istilah polyworking berasal dari kata “poly” yang berarti banyak, dan “working” yang artinya bekerja. Berbeda dengan moonlighting atau side hustle yang bersifat sampingan, polyworking mencerminkan seseorang yang secara aktif menjalani beberapa pekerjaan utama sekaligus, seringkali di bidang yang berbeda.Misalnya, seseorang bisa menjadi desainer grafis lepas, dosen paruh waktu, dan penulis konten digital secara bersamaan. Konsep ini mencerminkan perubahan besar dalam cara orang memandang karier, dari yang sebelumnya mengutamakan kesetiaan pada satu perusahaan, kini bergeser ke diversifikasi karier untuk mendapatkan pengalaman, pendapatan, dan kepuasan yang lebih besar.
Faktor pendorong Polyworking
Terdapat beberapa faktor utama yang mendorong meningkatnya tren polyworking di era digital, antara lain:1. Fleksibilitas kerja
Pertama, fleksibilitas kerja melalui kemunculan remote work dan freelance economy memungkinkan seseorang bekerja dari mana saja dan mengatur jam kerja sendiri, sehingga lebih mudah menyeimbangkan beberapa pekerjaan sekaligus.2. Kebutuhan ekonomi
Selanjutnya, kebutuhan ekonomi akibat kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi membuat banyak orang mencari sumber penghasilan tambahan.3. Perkembangan teknologi
Ketiga, perkembangan teknologi melalui platform digital seperti LinkedIn membuka peluang besar bagi pekerja untuk mengakses proyek lintas negara dan industri dengan kolaborasi virtual yang lebih mudah.4. Mencari makna dan kepuasan pribadi
Terakhir, pencarian makna dan kepuasan pribadi, di mana generasi milenial dan Gen Z cenderung mengejar pekerjaan yang sesuai dengan nilai pribadi mereka.Keuntungan Polyworking
Polyworking menawarkan sejumlah keuntungan yang menjadikannya semakin populer sebagai berikut:- Diversifikasi pendapatan memberikan perlindungan lebih baik dari risiko kehilangan pekerjaan dengan beberapa sumber penghasilan.
- Perkembangan keterampilan juga lebih kaya karena menjalani berbagai peran memperkaya pengalaman profesional dan memperluas kemampuan lintas bidang.
- Kemandirian karier menjadi nilai plus, di mana polyworker memiliki kendali lebih besar atas waktu, proyek, dan arah karier mereka.
- Jaringan profesional yang luas juga menjadi keuntungan, karena dapat terlibat di sejumlah sektor yang membuka peluang kolaborasi baru dan memperluas relasi bisnis.
Tantangan Polyworking
Meski menawarkan berbagai keuntungan, menjadi polyworker juga memiliki beberapa tantangan, yaitu:- Manajemen waktu, ini mengacu pada mengatur beberapa pekerjaan secara bersamaan bisa menyebabkan kelelahan atau bahkan burnout jika tidak diimbangi dengan disiplin dan batasan yang jelas.
- Konflik kepentingan juga bisa muncul apabila dua pekerjaan berada di sektor yang sama atau memiliki kebijakan eksklusivitas.
- Masalah konsistensi kinerja kerap menjadi tantangan terbesar, sebab tidak semua orang mampu menjaga kualitas kerja di setiap peran secara bersamaan.
- Ada juga tantangan dari sisi administratif dan hukum, misalnya pengelolaan pajak untuk beberapa penghasilan dan pembagian waktu kerja sesuai regulasi.
Siapa yang cocok menjadi Polyworker?
Konsep polyworking mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka yang tidak memiliki banyak waktu tersisa di luar satu pekerjaan utama yang telah ditekuni. Semua tantangan yang ada patut dipertimbangkan dan dicari solusinya jika seseorang ingin menjadi polyworker.Polyworking adalah refleksi dari perubahan mendasar dalam dunia kerja modern. Selain itu, dorongan teknologi, kebutuhan finansial, dan pencarian makna kerja telah membentuk generasi baru pekerja yang dinamis, adaptif, dan multifaset.
Meski menuntut kemampuan manajemen waktu yang kuat, konsep ini membuka peluang besar bagi individu untuk meraih stabilitas ekonomi sekaligus kebebasan profesional. Apakah kamu tertarik? (Bramcov Stivens Situmeang)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News