KBRI Riyadh adalah misi diplomatik Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi. Kantor diplomatik Indonesia lainnya di Arab Saudi adalah sebuah konsulat jenderal di Jeddah.
Hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi dimulai pada 1 Mei 1950 ditandai dengan pembukaan Perwakilan RI di Jeddah. Pada Tahun 1964, Perwakilan RI di Jeddah tersebut berubah status menjadi Kedutaan Besar Republik Indonesia.
Seiring dengan pemindahan ibu kota Arab Saudi ke Riyadh, Pemerintah Indonesia memindahkan Kedutaan Besarnya dari Jeddah ke Riyadh pada tahun 1985, sekaligus mengubah KBRI Jeddah menjadi Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah.
Saat ini, Duta Besar Indonesia di Riyadh adalah Abdul Aziz Ahmad. Dia dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 25 Oktober 2021.
Buat kamu yang tertarik kerja di KBRI Riyadh berikut informasinya dikutip dari Pengumuman Nomor: 110/TU/V1/2026 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Setempat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh Tahun Anggaran 2026.
Ketentuan umum
- Proses seleksi terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia pemegang izin tinggal/izin bekerja di Arab Saudi
- Pelamar harus bersedia mengikuti seluruh proses seleksi
- Proses seleksi dilakukan secara langsung pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh
- Selama proses seleksi, pelamar tidak diperkenankan menghubungi/berhubungan dengan Panitia Rekrutmen Pegawai Setempat di KBRI Riyadh
- Seluruh tahapan proses seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun
Perysaratan umum
- Warga negara Indonesia
- Laki-laki atau perempuan berumur minimal 22 tahun
- Sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkotika dan obat-obatan terlarang
- Tidak berstatus pelajar/mahasiswa aktif
- Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai/karyawan
- Bertanggung jawab, jujur, berintegritas, mampu bekerja sama dalam tim, dan dapat menjaga kerahasiaan dinas
- Jika lulus seleksi, bersedia untuk menandatangani kontrak kerja selama 2 tahun dengan masa percobaan 3 bulan
- Bersedia mengikuti seluruh proses tahapan seleksi penerimaan pegawai setempat di KBRI Riyadh
- Tidak memiliki hubungan perkawinan, hubungan keluarga menurut garis lurus, hubungan keluarga atau hubungan semenda dengan Pegawai Setempat serta Home Staff yang sedang bekerja pada KBRI Riyadh
Persyaratan khusus
- Pendidikan terakhir minimanl Sarjana (S-1)
- Mampu berkorespondensi dan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab dengan baik
- Memiliki kemampuan dasar penggunaan aplikasi Microsoft Office
- Memiliki SIM kendaraan roda empat (SIMA A)
Proses pengajuan lamaran
Kelengkapan dokumen lamaran yang harus dıkirimkan adalah sebagai berkut:- Surat lamaran pekerjaan
- Formulir pendaftaran yang telah diisi (sesuai format yang ditentukan)
- Surat pernyataan yang telah diisi (sesuai format yang ditentukan)
- Daftar riwayah hidup (CV) yang mencantumkan e-mail, nomor HP dan Whatsapp
- Scan paspor
- Scan ID Arab Saudi/iqomah
- Scan SIM kendaraan roda empat (SIM A)
- Scan ljazah terakhir
- Scan bukti kemampuan berbahaa Arab dengan sertifikat TOAFL dan/atau bukti kemampuan Bahasa Arab lainnya yang dimiliki
- Pas foto berwarna dengan ketentuan sebagai berikut: Mengenakan jas berdasi; Latar belakang foto berwarna putih; Format file jpg, jpeg, atau pdf
- Scan surat keterangan sehat/medi
- Scan sertifikat keahlian/kompetensi/prestasi lain jika memiliki
Proses seleksi dan rekrutmen calon pegawai setempat yang diselenggarakan oleh KBRI Riyadh tidak dipungut biaya. Pengumuman hasil seleksi berkas administrasi akan diumumkan pada sosial media resmi KBRI Riyadh.
Buat kamu yang tertarik dan memenuhi syarat, yuk buruan daftar!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda