Salah satu anggota Tim Richie ITS saat selebrasi selepas sukses mengungguli tim robot UNY di KRAI 2026. Foto: ITS
Salah satu anggota Tim Richie ITS saat selebrasi selepas sukses mengungguli tim robot UNY di KRAI 2026. Foto: ITS

Trik Jenius Robot AI ITS Sabet Juara KRAI 2026, 'OTW' Hong Kong!

Citra Larasati • 13 Juli 2026 13:20
Ringkasnya gini..
  • Tim ITS sukses pertahankan takhta juara KRAI 2026 dan siap wakili Indonesia ke ABU Robocon Hong Kong.
  • Kemenangan ditopang trik sensor cahaya & sistem AI canggih untuk menyiasati aturan tanpa nirkabel.
  • Torehan prestasi ini jadi bukti nyata komitmen kampus mencetak inovator muda berdaya saing global.
Jakarta: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuktikan tajinya sebagai raja robotika Tanah Air. Lewat inovasi teknologi yang super cermat, tim andalan kampus ini sukses mempertahankan gelar juara pertama Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026 sekaligus menyabet predikat Best Design di Universitas Jember (Unej), Minggu malam, 12 Juli 2026.
 
Kemenangan gemilang ini menjadi tiket emas bagi ITS untuk terbang mewakili Indonesia di ajang internasional bergengsi, ABU Robocon 2026, yang bakal dihelat di Hong Kong pada Agustus 2026.
 
Perjalanan Tim Richie, sebutan tim robot ITS, menuju puncak tidak dilewati dengan mudah. Sebelum angkat trofi, mereka harus membungkam perlawanan sengit tuan rumah Unej di babak semifinal. Performa on-fire ini berlanjut di laga pamungkas saat mereka melibas Tim Maestro Evo dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan selisih telak 140 poin.

Trik Komunikasi Cahaya dan Kecerdasan Buatan

Di balik performa yang bikin merinding ini, terdapat rahasia dapur inovasi tingkat tinggi. Ketua Tim Richie ITS, Muhammad Najmi Ihsan, mengungkap bahwa kelihaian robot mereka disokong oleh perpaduan maut antara kecerdasan buatan (AI) dan desain mekanik yang saling melengkapi.

"Seluruh sistem kami kembangkan untuk memastikan kedua robot dapat berkoordinasi secara presisi dalam setiap tahapan misi," jelasnya dikutip Senin, 13 Juli 2026.
 
Satu trik jenius yang bikin robot ITS unggul telak adalah cara mereka mengakali aturan. Lantaran kompetisi melarang penggunaan komunikasi nirkabel (wireless), tim memanfaatkan komunikasi antarrobot berbasis deteksi cahaya.
 
Saat menjalankan misi weapon assembly, Robot 1 (Triceratops) memancarkan sinyal cahaya yang kemudian ditangkap langsung oleh Robot 2 (Rex) menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR) agar pergerakan keduanya tetap sinkron.
 
"Dengan metode ini, komunikasi antarrobot tetap berjalan meski peraturan melarang komunikasi secara nirkabel," bebernya.
 
Tidak berhenti di situ, adaptasi kilat robot di arena juga dikendalikan oleh algoritma AI path planning dan backtracking. Kecerdasan buatan ini bikin robot pintar mencari jalan keluar dan mengubah strategi secara instan kalau situasi di arena mendadak tidak sesuai dengan skenario awal.

Desain Saling Melengkapi

Keunikan desain juga menjadi kunci mengapa predikat Best Design jatuh ke tangan ITS. Robot Rex dirakit dengan mekanisme three-axis arm, sementara Triceratops dirancang layaknya forklift untuk mengangkat beban Kung Fu Scroll.
 
"Konsep desain kedua robot memang kami sesuaikan dengan pembagian misi masing-masing agar bisa saling melengkapi," imbuhnya.
 
Dosen pembimbing Tim ABU Robocon ITS, Muhammad Lukman Hakim ST MT, mengaku bangga dengan mental juara anak didiknya. Meski sempat mengalami kendala sensor di babak delapan besar, strategi pemrograman yang matang membuat tim mampu membalikkan keadaan.
 
"Alhamdulillah, setiap pertandingan grafik performa tim terus meningkat," tutur Lukman.
 
Lukman menegaskan, trofi ini tidak cuma soal pamer mesin, tapi bukti kelihaian meracik taktik permainan yang adaptif. Keberhasilan mempertahankan gelar juara dua tahun beruntun ini semakin mengukuhkan langkah kampus dalam mencetak talenta digital berstandar global, sejalan dengan visi Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pendidikan berkualitas dan inovasi infrastruktur masa depan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA