Ilustrasi guru. MI/Gino Hadi
Ilustrasi guru. MI/Gino Hadi

Meningkatkan Mutu Pendidikan Tak Cukup Literasi dan Numerasi

Pendidikan pendidikan hari pendidikan nasional Kualitas Pendidikan Literasi Hardiknas 2022
Ilham Pratama Putra • 03 Mei 2022 14:53
Jakarta: Ketua Umum Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU), Arifin Junaidi, mengatakan daya saing bangsa terkait pendidikan masih di tingkat bawah. Hal ini terbukti dengan rendahnya skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia.
 
Dia menyebut perlu upaya keras untuk memperbaiki skor PISA. Perbaikan tak cukup dengan memperbaiki literasi dan numerasi siswa.
 
"Perbaikan mutu pendidikan dengan hanya meningkatkan literasi dan numerasi tidak cukup," kata Arifin kepada Medcom.id, Selasa, 3 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengingatkan kembali konsep pendidikan yang dibangun Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara. Pendidikan mesti dibangun menyeluruh.
 
"Ki Hajar Dewantara menyatakan pendidikan itu pengembangan cipta atau ilmu pengetahuan dan ketrampilan, rasa dan karsa atau karakter," tutur dia.
 
Arifin menjelaskan menurut UNESCO, pendidikan menganut empat pilar pengembangan yang tak dapat dipisahkan. Yakni, how to know atau ilmu pengetahuan, how to do atau keterampilan, how to be atau karakter dan how to live together atau sikap sosial.
 
"Seharusnya pengambil kebijakan bidang pendidikan menjadikan hal tersebut sebagai dasar peningkatan kualitas pendidikan," tutur dia.
 
Baca: Pendidikan Keluarga Mesti Jadi Perhatian Cegah Kenakalan Anak dan Remaja
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif