Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Altaf. Foto: IG: @s_tjo
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Altaf. Foto: IG: @s_tjo

Viral Bocah Ternate Dibully karena Dianggap Sok-sok-an Berbahasa Inggris, Sherly Tjoanda: Just Ignore Them!

Bramcov Stivens Situmeang • 29 Maret 2026 15:34
Ringkasnya gini..
  • Seorang bocah asal Ternate, Maluku Utara, menjadi korban perundungan teman-temannya hanya karena pandai berbicara Bahasa Inggris.
  • Mendengar hal itu, Sherly langsung merespons dengan mengajak sang bocah untuk bertemu.
  • Dalam perbincangan yang berlangsung hangat itu, Sherly menggali lebih dalam sosok Altaf.
Jakarta: Seorang bocah asal Ternate, Maluku Utara, menjadi korban perundungan teman-temannya hanya karena pandai berbicara Bahasa Inggris. Kisah tersebut disampakan sang ibunda dalam sebuah acara kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan mendapat respons menarik dari Sherly.
 
Sherly pun minta dipertemukan dengan anak tersebut, hingga akhirnya membuat konten singkat bersama di media sosial. Momen pertemuan keduanya pun viral di media sosial dan menyedot perhatian publik. Sebelum membahas lebih lanjut, yuk kenalan dulu dengan bocah di balik cerita ini.

Siapa itu Altaf?

Tidak banyak informasi mengenai sosok Altaf, bocah asal Ternate tersebut. Namun ia dikabarkan sempat viral di TikTok karena kebiasaannya ngobrol Bahasa Inggris dengan turis, sebelum akhirnya menjadi korban perundungan teman-temannya sendiri akibat usahanya mempraktikkan bahasa Inggris dalam kontennya.
 
Kisah ini bermula dari curahan hati seorang ibu di hadapan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat berada di Kota Ternate. Sang ibu menceritakan soal seorang bocah yang sempat viral di TikTok karena kebiasaannya ngobrol Bahasa Inggris dengan turis, namun belakangan mulai enggan mengembangkan kemampuannya itu lantaran kerap dirundung oleh teman-temannya.

"Sebagai seorang ibu, mungkin ibu pernah tahu di TikTok yang FYP, anak kecil sering ngobrol sama bule. Akhir-akhir ini dia sudah enggak mau lagi untuk improve Bahasa Inggrisnya. I need support dari ibu, karena dia banyak di-bully, katanya orang Ternate saja sok Inggris begitu, bu," ungkap sang ibu di akun Instagram @s_tjo, dikutip Sabtu, 28 Maret 2026.
 
Mendengar hal itu, Sherly langsung merespons dengan mengajak sang bocah untuk bertemu. "Ajak dia saja ketemu saya, nanti kita bikin video bareng. Setelah itu enggak ada lagi yang bully dia," ujarnya
 
Pertemuan pun terjadi. Dalam perbincangan yang berlangsung hangat itu, Sherly menggali lebih dalam sosok Altaf.
 
Ia bertanya soal alasan Altaf gemar berbicara Bahasa Inggris, mimpi masa depannya, hingga bagaimana perasaannya saat dirundung. Altaf mengaku belajar Bahasa Inggris agar bisa berkomunikasi langsung dengan para turis.
 
Ia juga mengungkap impiannya untuk kuliah ke luar negeri, bahkan menyebut Spanyol sebagai tujuan yang semata-mata karena ingin menonton sepak bola. Soal perundungan, Altaf bercerita bahwa teman-temannya kerap melontarkan kalimat yang sama berulang kali.
 
"They say why do you learn English, you are Ternate people? Why do you learn English so?" ungkap Altaf.
 
Ia menambahkan, ejekan itu terus diulang-ulang hingga membuatnya tertekan. Saat Altaf mengaku ingin membalas ejekan teman-temannya dengan kata-kata "shut up", Sherly justru mengingatkan agar ia tidak terpancing.
 
Menurutnya, ejekan semacam itu tak lebih dari sekadar kebisingan yang tidak perlu ditanggapi. Ia bahkan menyatakan bangga dengan kemampuan yang selama ini diasah Altaf sendiri.
 
"No, no, you shouldn't say that. Just ignore them. In life, there are what we call noise. Noise is something that is not important. So you don't have to reply. Just ignore them. You learning by yourself, have the ability of speaking English. I'm so proud of you," jelas Sherly
 
Tak berhenti di situ, Gubernur Maluku Utara itu juga menegaskan kemampuan berbahasa Inggris yang diasah Altaf sejak dini adalah sebuah investasi berharga untuk masa depan. Ia mendorong Altaf untuk terus belajar dan tidak membiarkan siapa pun meruntuhkan semangatnya.
 
"And be able to speak English, it's gonna to help you in the future. So what you're doing now, you're building, you invest your time, upgrade yourself for your future. If they don't want to do that for themselves, just let them. And then just ignore them, you are on the right path to be success. So keep doing what you're doing keep learning english and then just ignore them," pesan Sherly
 
Lebih jauh, Sherly mengingatkan Altaf agar tidak membiarkan siapa pun menentukan nilai dirinya. Penilaian tentang diri sendiri, dan sepenuhnya ada di tangan Altaf.
 
"You don't have to reply, just ignore them. Never let anyone decide your value, you are the one who decides your value and you are the one who control your mind," jelas dia
 
Di akhir unggahannya, orang nomor satu di Maluku Utara itu turut menyampaikan pesan kepada publik yang lebih luas, terutama bagi mereka yang gemar meremehkan kemampuan orang lain. Ia menegaskan bahwa perundungan terhadap seseorang yang sedang berusaha mengembangkan diri adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
 
"Buat kalian yang enggak suka belajar Bahasa Inggris atau tidak bisa belajar Bahasa Inggris, jangan membully yang bisa. Dan kalau kalian yang sedang belajar Bahasa Inggris dan merasa dibully sama teman-teman kalian karena berbicara Bahasa Inggris sendiri, just ignore them," pesan dia
 
Momen mengharukan ini pun viral dan menuai dukungan luas dari warganet yang menganggap Altaf bukan "sok", melainkan sedang mempersiapkan diri untuk dunia yang lebih luas.
 
Baca juga:  AI Tak Gantikan Bahasa Inggris, Justru Makin Jadi Kebutuhan di Dunia Kerja


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan