Dian Sastrowardoyo. Foto: Instagram
Dian Sastrowardoyo. Foto: Instagram

Ketika Dian Sastro Ngobrol Bareng Nadiem Pakai Elu Gue

Pendidikan Nadiem Makarim
Citra Larasati • 13 Oktober 2020 12:31
Jakarta: Menjadi menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim kerap disapa Mas Menteri oleh koleganya juga masyarakat umum. Namun Jumat sore, 9 Oktober 2020 lalu, Aktris Dian Sastrowardoyo dengan santainya justru memanggil Nadiem hanya dengan sebutan nama, bahkan berbincang santai dengan sapaan gauleludangue.
 
Dalam akun Instagramnya @therealdisastr, Dian menjadwalkan menyiarkanlive Instagram dengan Nadiem Jumat, 9 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB, yang kemudian diundur menjadi pukul 17.00 WIB. Tema live Instagram yang dipilih Dian sore itu adalah 'Belajar di Tengah Pandemi', diambil karena optimisme pemeran utama 'Ada Apa Dengan Cinta' ini dalam memaknai pendidikan sebagai modal utama kemajuan sebuah bangsa.
 
Pendidikan juga dimaknai Dian sebagai jawaban atas berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, terutama kondisi pandemi covid-19. Membuka perbincangannya, Dian menceritakan, bahwa Nadiem bukanlah sosok baru dalam hidupnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Susi Pudjiastuti Mengaku Banyak Belajar dari si 'Leher Beton'
 
Alumnus Universitas Indonesia ini mengaku mengenal Nadiem sejak kecil. "Teman-teman, mungkin banyak yang enggak tahu, Saya kenal Nadiem dari kecil. Mbak Raya Makarim adalah kakak kandung Mas Nadiem, dia teman yang Saya kenal saat produksi Pasir Berbisik dan beliau adalah script writer film tersebut juga roommate Saya. Waktu itu gue main-main ke rumah lo kan?" kata Dian membuka percakapan dengan Nadiem.
 
Nadiem pun membenarkan, bahwa kala itu dirinya masih duduk di bangku SMA saat mengenal Dian untuk pertama kalinya. "Iyague masih umur 16 tahun," jawab Nadiem.
 
Kemampuan Nadiem di bidang teknologi pun, kata Dian, sudah terlihat sejak remaja. "Waktu itu lo kasih tips ke gue laptop mana yang bagus yang harus gue beli kan?" ujar Dian.
 
Baca juga:Pandangan Susi Pudjiastuti Soal Pentingnya Pendidikan Formal
 
Lalu Dian mengkonfirmasi, apakah caranya berkomunikasi dengan bahasa yang tidak formal ke Nadiem akan mengganggu Nadiem. "Is it okaygue ngomong lo gue sama seorang menteri?this is gonna be my first timegue ngomong elu gue sama menteri,let's make it the first one," kata Dian.
 
Nadiem pun mengaku tidak keberatan, hanya saja kemudian Nadiem tetap menyapa Dian dengan panggilan Mbak Dian. "Terserah, enggak apa-apa bisa panggil apa saja, Saya panggilnya Mbak Dian karena Dian di atas Saya beberapa tahun lebih tua," timpal Nadiem, meski Dian justru meminta Nadiem memanggilnya dengan sebutan Dian saja.
 
Menyadari sosok yang diajak berbicara adalah menteri pendidikan, Dian pun menanyakan kepada Nadiem apakah mantan Bos Gojek ini sudah menonton film besutannya yang berjudul 'Guru-guru Gokil'. "Belum nonton, malam ini saya cari ya," ucap Nadiem.
 
Dian mengaku sebelum membuat film Guru-guru Gokil itu pun ia banyak berdiskusi dengan Nadiem, tentang apa-apa saja yang menjadi tantangan di dunia pendidikan. "Tantangan dunia pendidikan ini yang juga akan kita bahas hari ini," ujar Dian.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif