Mahasiswa Unesa, Yosi Ariel Firnanda. Foto: Unesa
Mahasiswa Unesa, Yosi Ariel Firnanda. Foto: Unesa

Cerita Yosi Ariel Firnanda, Mahasiswa Unesa Peraih Emas di SEA Games 2025

Citra Larasati • 21 Januari 2026 19:00
Jakarta: Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Yosi Ariel Firnanda, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah olahraga Asia Tenggara. Atlet voli pantai nasional ini berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia pada gelaran SEA Games Thailand 2025.
 
Yosi merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa. Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas kemenangan tim yang solid.
 
"Kami bersyukur bisa mempertahankan tradisi emas voli pantai untuk Indonesia," ujarnya, dikutip dari laman Unesa, Rabu, 21 Januari 2026.

Perjalanan karier atlet kelahiran Sidoarjo, 1999, ini dimulai sejak usianya 14 tahun. Dibesarkan di keluarga yang dekat dengan dunia voli, Yosi menganggap olahraga ini sebagai jalan hidup. Kedisiplinan yang dibangun sejak remaja membawanya hingga mampu bersaing di tingkat internasional.

Strategi Latihan dan Tantangan di Lapangan

Menjelang kejuaraan, Yosi menjalani latihan terstruktur yang ketat. Fokusnya adalah pada efisiensi teknik dan ketajaman strategi, bukan hanya kekuatan fisik. Rutinitas latihan hariannya mencakup sesi di lapangan pasir pada pagi hari dan penguatan di pusat kebugaran pada sore hari.
 
Salah satu tantangan terbesar dalam voli pantai, menurut Yosi, adalah kondisi lapangan terbuka. "Tantangan nonteknis seperti arah angin sangat memengaruhi permainan. Kami harus cepat beradaptasi," jelasnya.

Kunci Kemenangan

Dalam persaingan sengit melawan Thailand dan Filipina yang menjadi rival terberat, kunci kemenangan Yosi terletak pada stabilitas mental dan komunikasi yang baik dengan pasangannya di lapangan.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari almamater Unesa. Fleksibilitas akademik yang diberikan kampus, termasuk koordinasi terkait ujian dan penilaian selama masa tugas negara, membantunya tetap fokus meraih prestasi tanpa meninggalkan kewajiban sebagai mahasiswa.
 
Bagi Yosi, medali emas ini bukanlah titik akhir. Prestasi di SEA Games 2025 ini ia jadikan sebagai tolok ukur dan bahan introspeksi untuk terus berkembang dan tampil lebih baik di kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan