Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing peraih medali emas di Asian Games 2018. Medcom.id/Intan Yunelia.
Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing peraih medali emas di Asian Games 2018. Medcom.id/Intan Yunelia.

Aries Susanti Rahayu, Si "Spiderwoman" Asia

Sumbang Dua Emas, Pendidikan Tetap Prioritas

Pendidikan Profil Pendidikan
Intan Yunelia • 05 September 2018 17:36
Jakarta: Kelincahan dan kekuatan cengkram tangan, serta kaki Aries Susanti Rahayu, 23 tahun, mampu menaklukan papan panjat dinding di Kejuaraan Panjat Tebing Dunia, di Tiongkok, Mei 2018 lalu.  Berganti papan, dominasinya tak memudar, ia kembali mempersembahkan dua emas untuk Indonesia, di ajang Asian Games 2018.
 
"Spiderwoman" dari Asia, rasanya tak berlebihan jika julukan tersebut diberikan kepada Aries, atlet panjat tebing kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia.  Kelincahan dan kekuatan cengkram tangan, serta kaki Aries, teruji mampu menaklukan berbagai papan panjat dinding di sejumlah kejuaraan.  Terbaru, pada Kejuaraan Panjat Tebing Dunia di Tiongkok, dan Asian Games 2018, di mana Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan. 
 
Bergelimang prestasi, dan bonus dari pemerintah, ternyata tak membuat Aries melupakan pendidikannya.  Saat ini ia masih tercatat aktif sebagai mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang.   Kesibukannya dalam berbagai kejuaraan dunia, dan persiapan Asian Games, sempat memaksa Aries menanggalkan sejenak aktivitas akademiknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Demi membela merah putih, ia rela mengorbankan masa studinya.   "Sebenarnya saya enggak cuti (di perguruan tinggi). Tapi saya tinggalin sementara. Kalau sudah selesai Pelatihan Nasional akan segera kembali," kata Aries kepada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 5 September 2018.
 
Atlet yang terjun ke panjat tebing sejak kelas 2 SMP itu masih bercita-cita menyelesaikan studinya.  Apalagi mendengar kabar, selain bonus uang miliaran rupiah, pemerintah melalui Kemenristekdikti menjanjikan beasiswa bagi atlet peraih medali di Asian Games 2018.
 
"Pastilah. Siapa sih yang enggak mau beasiswa," ujar Aries mantap.
 
Baca: Pendidikan, Asian Games, dan Keluarga di Mata Wewey Wita
 
Berbeda dengan jurusan yang diambilnya dulu, Aries ingin studinya lebih fokus menggeluti dunia yang saat ini mengibarkan namanya, yaitu olahraga.  Ia ingin mengambil jurusan olahraga, agar selepas ia pensiun menjadi atlet, maka dapat berkarya di bidang yang tak jauh-jauh dari dunia olahraga. 
 
"Jurusan S1 saya sudah di luar dunia atlet, manajemen. Karena saya masuknya beasiswa, dan sudah ditentukan oleh kampus. S2 nya mau di olahraga sih," terang Aries.
 
Kecintaannya di olahraga panjat tebing begitu mendalam. Ia belum berpikir menggeluti bidang lain di luar olahraga. Ia berharap ada regenerasi spiderwoman-spiderwoman baru di arena panjat tebing. 
 
"Saat ini fokusnya jadi atlet, kalau sudah selesai mending jadi pelatih," pungkasnya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif