Ketua Yayasan Islam Al-Hamidiyah H. Imam Soesanto Sjaichu. Dok Antara.
Ketua Yayasan Islam Al-Hamidiyah H. Imam Soesanto Sjaichu. Dok Antara.

Al Hamidiyah Depok Jadi Pesantren Percontohan Penerapan Protokol Covid-19

Pendidikan Virus Korona pondok pesantren Kenormalan Baru
Antara • 22 Oktober 2020 21:42
Depok: Pesantren Al Hamidiyah di Kota Depok Jawa Barat terpilih menjadi lembaga pendidikan Islam percontohan yang menerapkan protokol kesehatan virus korona (covid-19). Pesantren tersebut dinilai telah memberlakukan protokol kesehatan ketat sesuai aturan pemerintah.
 
"Kami tidak tahu kenapa terpilih sebagai Pesantren Percontohan Protokol Covid-19. Hanya saja, selama ini kami telah mengikuti aturan pemerintah dalam menjaga protokol kesehatan," kata Dirut YIH Al Hamidiyah H. Imam Soesanto Sjaichu dalam Peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Al-Hamidiyah Depok, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Acara yang juga diisi sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) tersebut digelar secara offline dan daring. Kegiatan diikuti perwakilan Pesantren seluruh Indonesia, dengan penyelenggara Kementerian Kesehatan (Kemenked) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Imam mengungkapkan, selama ini pihaknya melakukan inisiatif dalam membentuk Satgas Covid-19 di Pesantren dengan menyediakan tempat cuci tangan, zona aman seperti masjid dan lainnya. Ia menambahkan, bagi guru dan karyawan masuk sebagai latihan untuk masa aktif pembelajaran nantinya.
 
Menurut dia, di pesantren tersebut selama ini juga ada dokter yang memberikan pelayanan kesehatan. Selama masa covid-19, proses pembelajaran dilaksanakan secara daring.
 
"Kami laksanakan pembelajaran melalui daring dengan melakukan investasi. Momen Hari Santri Nasional ini kami belajar daring dan hidup sehat melalui 3M. Santri itu orang nurut insyaallah akan terjaga," paparnya.
 
Baca: Siswa Indonesia Rajai Olimpiade Matematika Internasional
 
Senada, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Riskiyana Sukandhi Putra mengatakan, pesantren adalah kelompok khusus seperti gelombang yang memiliki daya loncat tinggi. Pesantren merupakan tempat memagari spiritual, jasmani.
 
"Kami berharap agar Pesantren Al Hamidiyah menjadi pemicu bagi pesantren lainnya dalam upaya pencegahan covid-19. Pesantren ini klaster yang memiliki sifat khusus. Semoga dengan pencegahan penyebaran covid-19 bisa berakhir," ungkap Riskiyana.
 
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono Abdul Ghofur mengatakan Pesantren Al Hamidiyah bisa menjadi role model dalam Gerakan Pesantren Sehat Siaga Covid-19. Harapannya, banyak pesantren lain yang bisa melakukan hal sama.
 
"Saya apresiasi dengan kekuatan terbatas pesantren bisa melakukan inovasi dan pandai beradaptasi. Negara hadir dalam memberikan bantuan kepada pesantren terdampak covid-19. Kita berharap, dengan usaha, ketulusan doa para Kiai dan semua diharapkan covid-19 segera berakhir," ujar Waryono.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif