Nyayu Aisyah (tengah) kantongi gelar doktor termuda UI, UI/Humas.
Nyayu Aisyah (tengah) kantongi gelar doktor termuda UI, UI/Humas.

Usia 25 Tahun Kantongi Gelar Doktor

Pendidikan Pendidikan Tinggi Publikasi Ilmiah
Citra Larasati • 25 April 2019 11:07
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) kembali menganugerahkan gelar doktor kepada salah satu mahasiswi terbaiknya, Nyayu Aisyah. Pada usia 25 tahun, Nyayu dinyatakan lulus pada program Doktor di Departemen Teknik Mesin FTUI.
 
Nyayu lulus program Doktor setelah menempuh sidang disertasinya yang berjudul “Analisis Dan Optimalisasi Sistem Pompa Panas Dan Pendingin Yang Ramah Lingkungan.” Nyayu lulus sebagai lulusan program Doktor termuda FT UI dan tercatat sebagai Doktor ke-62 Teknik Mesin UI sekaligus doktor ke-322 FT UI.
 
"Ia berhasil pula meraih predikat cumlaude dengan IPK 3.90 dari skala 4.00," kata Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti, di Jakarta, Kamis, 25 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya berhasil meraih gelar doktor dengan predikat terbaik, perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan ini juga telah menulis dan mempublikasikan tujuh artikel pada beberapa jurnal internasional yang terindex scopus. Ia juga mengikuti lima konferensi internasional di beberapa Negara.
 
Salah satu artikelnya, “Solar Absorption Chiller System Performance Prediction based on Principal Component Analysis” telah dipublikasikan di Jurnal Case Studies on Thermal Engineeringyang terindeks Q1 Scopus.
 
Baca:ITS Wisuda Doktor Termuda Usia 24 Tahun
 
Selama menempuh pendidikan di UI, Nyayu mengaku membutuhkan sedikit waktu untuk menyesuaikan ritme belajar di UI. “Di sini atmosfer pendidikan dan riset sangat terasa sekali,” tutur Nyayu.
 
Nyayu diterima di Departemen Teknik Mesin FTUI di bawah bimbingan promotor Prof.Dr.Ir.M Idrus Alhamid dan ko-promotor Dr.-Ing. Ir. Nasruddin, M.Eng. Selama empat tahun menempuh studi di UI, Nyayu harus menjalani matrikulasi pada tahun pertama, dan berusaha sebaik mungkin agar IPK tetap di atas 3,5, sebagai syarat agar bisa diizinkan lanjut menempuh pendidikan Doktor.
 
Berbekal semangat dan kerja keras, pada semester ke-3, Nyayu berhasil menyelesaikan studi magister dengan nilai yang sangat memuaskan hingga berhasil melanjutkan studi doktoral.
 
Topik disertasi yang diangkat oleh Nyayu berkenaan dengan isu energi berbahan dasar fosil yang merupakan energi terbarukan ramah lingkungan. Nyayu, mencoba untuk membuat satu model baru dengan multiobjektif algoritma genetika untuk mendapatkan kondisi optimal dari sistem yang dimodelkan.
 
Nyayu merupakan salah satu dari empat orang peraih beasiswa Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) batch II dari Kemenristekdikti di FTUI. Beasiswa PMDSU ini sendiri merupakan beasiswa yang ditawarkan bagi lulusan sarjana terbaik di Indonesia untuk melanjutkan kuliah magister hingga doktoral sekaligus hanya dalam waktu empat tahun saja.
 
Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas para sarjana sehingga menjadi sarjana yang memiliki daya saing kuat. Program beasiswa ini disusun untuk meningkatkan kualitas pendidikan magister yang ada di Indonesia.
 

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif