Melalui akun Instagram pribadinya @pratamaarhan8, Arhan mengunggah prosesi wisuda pada 29 April 2026. Arhan menempuh pendidikan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, pada Program Studi Manajemen.
"Small steps, big dream," tulis arhan dalam unggahannya dikutip Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam unggahan itu, dia melampirkan enam foto. Terdapat foto prosesi wisuda hingga foto dengan keluarga.
Arhan tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2020 dan berhasil menyelesaikan studinya setelah kurang lebih enam tahun. Ia tetap berkomitmen menyelesaikan studinya meski harus menjalani karier sepak bola di dalam dan luar negeri.
| Baca juga: Tetap Prioritaskan Kuliah, Pratama Arhan Tuntaskan Studi S1 di Udinus Semarang |
Perjalanan studinya diiringi dengan jalan tak mudah. Mengingat, ia harus membagi waktu antara kuliah, pemusatan latihan Timnas, hingga kontrak bersama klub luar negeri.
Namun, dengan pengaturan waktu yang disiplin, Arhan mampu menyelesaikan kewajiban akademiknya. Selama menjalani perkuliahan, pihak kampus memberikan fleksibilitas berupa sistem pembelajaran daring.
Skema ini memungkinkan Arhan tetap mengikuti kelas dan menyelesaikan tugas meski berada di luar negeri untuk membela klub maupun Timnas Indonesia. Momen wisuda Arhan juga menjadi perhatian karena kampus menerapkan sistem ijazah digital berbasis teknologi.
Arhan Pemegang Ijazah Blockchain Pertama di Indonesia
Ijazah berbasis teknologi yang dimaksud adalah berbasis blockchain. Ijazah berbasis blockchain ini diklaim sebagai inovasi untuk meningkatkan keamanan dokumen serta memudahkan proses verifikasi secara global.Dalam prosesi wisuda tersebut, Arhan turut mewakili lulusan untuk menyampaikan kesan dan pesan. Ia menekankan pendidikan tetap bisa ditempuh meskipun seseorang memiliki karier profesional yang menuntut mobilitas tinggi.
Di dunia sepak bola, Arhan dikenal sebagai salah satu pilar penting Timnas Indonesia. Ia berposisi sebagai pemain belakang sisi kiri dan memiliki ciri khas lemparan ke dalam jarak jauh.
| Baca juga: Pratama Arhan Lulus S1, Bakal Jadi Lulusan Udinus Pertama yang Pakai Ijazah Blockchain |
Karier Sepak bola Internasional
Karier sepak bola internasionalnya juga terus berkembang. Termasuk saat memperkuat klub luar negeri seperti Bangkok United di Thailand.Pengalaman bermain di luar negeri turut memperkaya perjalanan profesionalnya sebagai atlet. Meski fokus di lapangan hijau, Arhan tetap memandang pendidikan sebagai bekal penting untuk masa depan.
Dia menilai pendidikan tinggi dapat menjadi fondasi untuk menghadapi kehidupan setelah karier sebagai atlet berakhir. Setelah meraih gelar sarjana, Arhan bahkan telah menyiapkan rencana untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister.
Arhan berkeinginan mengambil bidang ilmu yang berbeda guna memperluas wawasan di luar dunia olahraga. Namun untuk sementara, ia memilih fokus pada kompetisi yang sedang berjalan bersama klubnya.
Rencana melanjutkan pendidikan akan kembali dipertimbangkan setelah agenda sepak bolanya lebih longgar. Keberhasilan Arhan menyelesaikan pendidikan di tengah karier profesional menjadi contoh bahwa prestasi akademik dan non-akademik dapat berjalan beriringan.
Kisah ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak mengabaikan pendidikan, apa pun bidang yang ditekuni. Selamat ya Arhan!
| Baca juga: Kabar Duka, Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News