Kepada guru yang dinyatakan lolos Nadiem berpesan agar guru semakin semangat dalam menggali metode pembelajaran. Lolos sebagai guru penggerak bukan berarti berhenti untuk belajar.
"Ini bukan akhir, ini adalah awal. Kita masih harus terus belajar. Belajar bagaimana bergerak menuju perubahan pendidikan yang kita inginkan," kata Nadiem dalam Webinar Pembukaan Pendidikan Guru Penggerak, Kamis, 15 Oktober 2020.
Bahkan guru penggerak angkatan pertama ini masih akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu selama sembilan bulan. Nantinya para guru akan diberi pendidikan dari fasilitator dan diberi pendamping pendidikan.
"Sehingga hasilnya akan maksimal. Sampaikan semua tantangan, keberhasilan sekecil apa pun, kebingungan yang dihadapi. Ibu dan Bapak yang Saya banggakan, setiap orang adalah guru sekaligus murid. Teruslah mencoba dan terbuka pada hal baru," terang Nadiem.
Baca juga: 2.800 Guru Penggerak Dinobatkan di Angkatan Pertama
Bagi Nadiem, proses ini tentu tidak mudah bagi guru. Dalam mengeksplorasi guru mesti memiliki semangat tanpa henti.
Yang terpenting, kata dia, murid harus menjadi orientasi. Para guru harus menciptakan pembelaran yang memerdekakan pemikiran dan potensi murid.
"Teruslah bergotong-royong, saling mendukung, saling menyemangati, dan saling mengajari. Cita-cita kita hanya satu, pembelajaran yang berpihak kepada murid, pembelajaran yang memerdekakan pemikiran, dan potensi murid tersebut," tutup dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News