Mendikbudristek Nadiem Makarim. Tangkapan layar. Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Mendikbudristek Nadiem Makarim. Tangkapan layar. Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Nadiem Minta Pemda Ajukan Formasi PPPK Guru Sesuai Target

Pendidikan Guru Nadiem Makarim Guru PPPK seleksi Guru PPPK PPPK Kemendikbud
Ilham Pratama Putra • 20 Januari 2022 11:02
Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meminta bantuan DPR untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru. Utamanya, terkait kesediaan formasi PPPK di daerah.
 
Nadiem berharap pemerintah daerah (Pemda) dapat mengisi formasi PPPK guru yang sesuai dengan target yang ditetapkan Kemendikbudristek. Pasalnya, saat ini terdapat masalah guru honorer yang lolos passing grade, namun tidak mendapatkan formasi.
 
"Kami ingin bantuan dari Komisi X untuk mengkomunikasikan ini kepada masyarakat. Terutama yang isu formasi, kalau semua pemda telah mengajukan formasi yang kita inginkan sesuai target kita. Kita tidak akan ada yang namanya lolos passing grade tapi tidak mendapatkan formasi," ujar Nadiem dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR, Rabu, 19 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nadiem menekankan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga telah menetapkan APBN untuk alokasi gaji guru PPPK per daerah. Seluruh biaya terkait rekrutmen hingga gaji guru honorer akan ditanggung negara, bukan Pemda.
 
"Artinya, (anggaran) tidak bisa digunakan untuk hal-hal lain, hanya untuk itu, hanya untuk PPPK," terangnya.
 
Baca: Seleksi PPPK Guru, 2 Hal Ini 'Dikunci' UU ASN
 
Menurutnya, sudah tidak ada lagi alasan kenapa formasi tidak diajukan secara penuh sesuai dengan anggaran yang sudah disediakan tersebut. Sebab, uang itu tidak bisa digunakan untuk hal-hal lain.
 
"Dimohon bapak, ibu dalam sosialisasi ke masyarakat ini bisa ditekankan, itu akan sangat membantu konstituen bapak, ibu di masing-masing dapil," jelas dia.
 
Nadiem kembali menegaskan bahwa Kemendikbudristek akan terus memperjuangkan hak bagi para guru honorer untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak. Mereka yang lolos passing grade akan diprioritaskan untuk mendapat formasi, utamanya di sekolah induk.
 
"Jadi itulah permintaan kita terhadap perubahan yang kami ajukan kepada Panselnas, saya harap ini ada titik temunya, dan bisa kita memberikan keadilan bagi guru yang lolos passing grade dalam sekolahnya masing-masing," tutur dia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif