Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Guru Tetap Yayasan Seharusnya Dilarang Ikut Seleksi PPPK

Pendidikan Guru Guru Honorer Sekolah Swasta Guru PPPK seleksi Guru PPPK PPPK Kemendikbud Guru Swasta
Ilham Pratama Putra • 18 Oktober 2021 14:31
Jakarta: Ketua Forum Kepala Sekolah SMP Swasta DKI Jakarta, Maringan Tampubolon menyayangkan aturan pemerintah yang melanggengkan guru swasta dengan status tetap untuk mendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seharusnya, guru tetap yayasan tidak bisa ikut dalam seleksi PPPK.
 
"Yang seharusnya peningkatan kesejahteraan itu adalah memang yang selama ini adalah guru honorer yang mengisi sekolah negeri, tetapi yang ambil kesempatan itu malah guru tetap yayasan," kata Maringan kepada Medcom.id, Senin, 18 Oktober 2021.
 
Menurut dia, jika guru tetap yayasan dan bersertifikat ikut seleksi PPPK justru terjadi maladministrasi. Menurut dia, pemerintah seharusnya bisa mengantisipasi dampak eksodus guru sekolah swasta akibat rekrutmen PPPK tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kan persyaratannya guru yang sedang tidak mengajar, kalau posisinya sedang mengajar di yayasan itu salah, kan di Dapodik harusnya ketahuan. Jadi kesannya, pemerintah pura-pura enggak tahu," terang dia.
 
Baca: 'Negeri Minded', Rekrutmen PPPK Guru Dinilai Bikin Sekolah Swasta 'Buntung'
 
Ia mengatakan, keberadaan guru swasta bersertifikat akan mengancam guru honorer yang ikut seleksi. Ia menyebut skor guru swasta dipastikan akan lebih tinggi dalam seleksi PPPK.
 
"Potensi guru tetap yayasan diterima itu lebih tinggi dari pada yang lain. Karena ada perhitungan skor. Kan kalau bersertifikat skornya tambah 100. Usia 50, punya pengalaman kerja tambah lagi," ujarnya.
 
Sementara, guru honorer masih ada yang belum bisa sertfikasi. Akhirnya sasaran perekrutan jadi melenceng.
 
"Kan seharusnya yang diangkat guru honorer untuk kesejahteraannya. Yang memang selama ini guru honorer yang mengisi sekolah negeri. Tapi ini yang ambil kesempatan itu malah guru tetap yayasan," tutupnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif