Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Santi Ambarukmi. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Santi Ambarukmi. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Kemampuan Non-Teknis Guru Disebut Jadi Penentu Kesuksesan Kurikulum Merdeka

Ilham Pratama Putra • 26 Juli 2022 10:54
Jakarta: Direktur Guru PAUD Dikmas, Santi Ambarukmi, menyebut kemampuan soft skill atau non-teknis bagi guru sangat penting. Kemampuan itu bakal membuat guru sukses menerapkan Kurikulum Merdeka.
 
"Guru dituntut untuk siap dan mandiri, kemampuan soft skill atau non teknis menjadi penentu kesuksesan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka," kata Siti dalam Peluncuran Program Seri Semangat Guru 2 Kompetensi Nonteknis Untuk Mendukung Kurikulum Merdeka secara daring, Selasa, 26 Juli 2022.
 
Siti menyebut hal itu juga yang mendorong pihaknya Program Seri Semangat Guru 2. Siti mengatakan program ini akan meningkatkan kompetensi teknis guru dalam mendukung Kurikulum Merdeka.

"Kemendikbudristek terus mengambil terobosan baru untuk meningkatkan kemerdekaan belajar demi kemajuan pendidikan Indonesia," tutur Siti.
 
Siti menjelaskan Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengembalikan pembelajaran dengan kerangka kurikulum yang lebih fleksibel. Kurikulum Merdeka fokus pada materi pelajaran utama sekaligus membangun karakter peserta didik.
 
"Guru diberikan keleluasaan untuk menentukan capaian pembelajaran bagi siswa. Kurikulum Merdeka dirancang untuk mendukung pembelajaran karena memeiliki peran dalam meningkatkan kualitas SDM," tutur Siti.
 
Baca juga: Kabar Gembira untuk Guru, Kemendikbudristek Luncurkan Pelatihan Kemampuan Non-Teknis

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan