Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi
Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi

Seleksi PPPK Guru Tahap 2 Dimulai, Ini Ketentuan Pemilihan Formasinya

Arga sumantri • 01 November 2021 15:12
Jakarta: Tahapan Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru tahap 2 dimulai hari ini. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, salah satunya terkait pemilihan formasi dalam seleksi PPPK guru tahap 2.
 
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan, pelamar dapat memilih formasi yang linier berdasarkan Data Kualifikasi Pendidikan atau Sertifikat Pendidik yang telah terverifikasi. Berikut ini ketentuan memilih formasi:
  1. Apabila formasi tersedia di sekolah tempat pelamar mengajar saat ini, pelamar wajib mendaftar di sekolah tersebut selama sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi pendidikan linier
  2. Formasi yang sudah dilamar sebagaimana dimaksud dalam huruf a, tidak dapat dilamar oleh pelamar lain
  3. Apabila formasi tidak tersedia di sekolah tempat pelamar mengajar, pelamar dapat mendaftar di sekolah lain yang masih tersedia formasinya
Seperti dibertikan kanal Pendidikan Medcom.id, Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengatakan, secara umum proses Seleksi PPPK Guru tahap 2 sama seperti tahap 1. Khusus bagi guru honoer yang lulu nilai ambang batas (NAB) pada seleksi tahap 1, boleh memilih ikut seleksi lagi atau tidak.
 
Baca: Pengumuman Hasil Sanggah Seleksi PPPK Guru Tahap I Sudah Dirilis, Cek di Sini

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagi peserta yang belum maupun sudah lulus melewati NAB tetapi belum mendapat formasi, silakan daftar lalu memilih formasi lagi di SSCN BKN," ujar Nunuk, Sabtu, 16 Oktober 2021.
 
Kemudian, jika yang dipilih mata pelajaran dan jenjang yang sama, maka nilai yang sudah diperoleh di ujian 1, dan sudah melebihi ambang batas, masih bisa digunakan. Tetapi, tetap harus daftar lagi sebagai bukti peserta ujian kedua. Lalu, akan mendapat lokasi dan jadwal ujian.
 
"Bagi yang belum lulus (seleksi tahap 1) jangan berkecil hati. Yang lulus sebanyak 173 ribu itu baru 35 persen dari formasi yang tersedia. Kami terus berusaha agar 306 ribu yang ada terisi semua di seleksi saat ini," ujarnya. 
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif