Ilustrasi. Media Indonesia
Ilustrasi. Media Indonesia

Guru Honorer Minta Passing Grade Seleksi PPPK Diturunkan Hingga 100 Poin

Pendidikan Guru Kesejahteraan Guru Kebutuhan Guru Guru Honorer Guru PPPK
Ilham Pratama Putra • 17 September 2021 16:01
Jakarta: Ketua Umum Perkumpulan Honorer Kategori 2 Indonesia (PHK2I), Titi Purwaningsih menyebut, banyak guru honorer yang merasa kesulitan menjawab soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dia mengatakan para guru sangat membutuhkan afirmasi.
 
Pemerintah sebetulnya telah memberkan afirmasi berupa tambahan poin guna melanggengkan guru honorer melewati seleksi PPPK. Namun, menurut Titi, para guru honorer lebih senang afirmasi yang diberikan berupa penurunan passing grade.
 
"Menurut saya penurunan passing grade lebih efektif. Karena menyusur semuanya kan. Walaupun saya urus honorer K2, tapi saya tidak menutup mata bagi temen-teman lain yang non K2, yang sama-sama mengabdi," kata Titi kepada Medcom.id, Jumat, 17 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Passing Grade PPPK Guru Sulit Ditembus, Kemendikbudristek: Ada Kesempatan Kedua
 
Dia berharap penurunan passing grade dapat dilakukan hingga 100 poin. Menurut dia, kebijakan itu merupakan bentuk bantuan yang nyata kepada guru honorer untuk menjadi ASN.
 
"Yang sekarang 320 sampai 325 passing grade mata pelajaran, taruh jadi 200 lah. Itu kan sangat membantulah, atau 150 lah. Itu sangat membantu," sebutnya.
 
Titi mengatakan, penurunan nilai ambang batas itu juga akan berdampak pada kondisi psikologis para guru honorer. Guru akan lebih optimistis untuk lulus seleksi jika passing grade turun.
 
"Kalau bicara psikologis penurunan passing grade sangat mempengaruhi psikologis untuk memotivasi guru," tutur dia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif