Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril. Zoom
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril. Zoom

Kemendikbud Investigasi Dugaan Kebocoran Data Pribadi Penerima BSU

Pendidikan Kesejahteraan Guru Bantuan Pendidikan Guru Honorer Anggaran Pendidikan Nadiem Makarim
Ilham Pratama Putra • 20 November 2020 09:35
Jakarta: Direktorat Jendral (Ditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah melakukan investigasi adanya dugaan kebocoran data Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Data yang menyertakan informasi pribadi PTK itu diduga beredar pada WhatsApp Group (WAG) PTK, sejak kemarin.
 
"Masih kita investigasi. Saat ini kami terus melakukan investigasi dengan pihak-pihak lain terkait hal ini," terang Dirjen GTK, Iwan Syahril kepada Medcom.id, Jumat, 20 November 2020.
 
Namun, Iwan menegaskan jika data itu benar, maka kebocoran bukanlah bersumber dari sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud. Kebocoran diduga dari sumber lainnya yang belum diketahui.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami dapat menyampaikan bahwa tidak terjadi kebocoran data pada sistem Dapodik. Kemendikbud telah menelusuri detil data dimaksud dan hasilnya tidak bersumber dari Kemendikbud," tegas Iwan.
 
Baca:Data Pribadi Penerima BSU Kemendikbud Diduga Bocor
 
Kemendikbud memahami bahwa animo masyarakat sangat tinggi terkait program BSU. Iwan memastikan Kemendikbud tidak akan berhenti untuk memberikan pelayanan terbaik. Dia juga menegaskan kembali komitmen menjaga perlindungan data pribadi. Utamanya, yang dikelola melalui sistem pendataan pendidik dan tenaga kependidikan nasional.
 
"(Perlindungan data pribadi) sesuai peraturan perundangan yang berlaku tetap terus terlaksana," ungkapnyanya.
 
Kemendikbud sedang mendistribusikan BSU untuk PTK non PNS atau honorer. Di tengah prosesnya, kabar tersebar data pribadi yang diduga PTK penerima bantuan menyeruak.
 
Medcom.id mendapati data tersebut terlampir dalam format Microsoft Word dangan nama file 'Data Penerima BSU Guru Honorer'. Di dalamya, terdapat daftar 175.000 nama guru. Lengkap dengan tempat tugas guru, kecamatan, Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), Nomor Induk Kependudukan, ID BSU, Nama Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tempat tanggal lahir, nama ibu kandung, nama tempat tugas, nomor rekening hingga kantor wilayah.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif