Pengamat pendidikan Doni Koesoema. DOK YouTube
Pengamat pendidikan Doni Koesoema. DOK YouTube

Pengamat Pendidikan Sebut Perlu Jaminan Tunjangan Guru Honorer Setara UMR

Ilham Pratama Putra • 29 November 2022 17:26
Jakarta: Pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai tunjangan guru honorer tak bisa diambil dari dana BOS. Sebab, penerimaan dana BOS suatu sekolah bergantung pada jumlah murid.
 
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat digunakan untuk tunjangan guru honorer.
 
"Karena selama ini saja dana bos untuk guru honorer hanya sedikit dan dana BOS tergantung jumlah siswanya, kalau jumlah siswa sedikit, seberapa besar BOS sekolah?" kata Doni dalam siaran YouTube Pendidikan Karakter dikutip Selasa, 29 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Doni menyebut perlu ada ketetapan terkait besaran tunjangan guru honorer. Hal itu agar ada jaminan terhadap kesejahteraan guru.
 
"Mereka (pemerintah) dapat memberikan upah layak bagi guru honorer minimal Upah Minimum Regional (UMR) saja itu sudah hebat sekali," kata dia.
 
Doni mengatakan dana BOS untuk membayar tunjangan guru honorer sangat dimungkinkan apabila skema tersebut dimuat dalam draf Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
 
"Niat baik seperti ini harus ditulis dalam batang tubuh RUU Sisdiknasnya karena undang-undang ini tidak akan bergantung dari Presiden dan Pemerintah tapi memberi amanat bagi Presiden dan Pemerintah untuk melaksanakan amanat undang-undang," tutur dia.
 
Baca juga: Tunjangan Guru ASN Disebut Tak Bisa Disamakan dengan ASN Lain

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif