Beasiswa OSC UMI. DOK UMI
Beasiswa OSC UMI. DOK UMI

Seleksi Wawancara Beasiswa OSC UMI 2026: 54 Peserta Perebutkan 20 Kuota

Renatha Swasty • 14 Juli 2026 18:09
Ringkasnya gini..
  • UMI menggelar seleksi wawancara Beasiswa OSC 2026. Sebanyak 54 peserta dari total 786 pendaftar bersaing ketat untuk memperebutkan 20 kuota beasiswa.
  • Rektor UMI berpesan agar para peserta mengedepankan integritas, kejujuran, dan sportivitas saat seleksi, bukan sekadar mengandalkan kepintaran.
  • Kualitas penerima Beasiswa OSC di UMI sangat baik; 90 persen mahasiswa meraih IPK di atas 3,5 dan terbukti mampu menjaga kualitas akademiknya.
Makassar: Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Medcom kembali menggelar tahapan wawancara calon penerima Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Tahun 2026. Ini merupakan bagian dari proses akhir seleksi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UMI melalui program beasiswa OSC.
 
Sebanyak 54 peserta mengikuti tahap wawancara dari 786 orang yang mendaftar. Calon penerima beasiswa berasal dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Papua Barat Daya.
 
"Dari 54 peserta yang mengikuti tahap akhir ini nantinya hanya 20 orang yang akan dinyatakan lolos. Karena itu ikutilah proses seleksi secara sportif, jujur, dan tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki," kata Rektor Universitas Muslim Indonesia, Hambali Thalib, melalui keterangan tertulis dikutip Selasa, 14 Juli 2026.

Hambali menyampaikan penghargaan kepada Surya Edukasi Bangsa beserta seluruh mitra yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Program Beasiswa Online Scholarship Competition. Dia mengatakan kemitraan antara UMI dan Medcom telah memberikan manfaat besar dalam menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
 
"Kami mengapresiasi Medcom atas kemitraan yang telah terjalin dengan Universitas Muslim Indonesia. Sejak 2019 Program Beasiswa OSC telah melahirkan banyak alumni yang membanggakan, sehingga kami berharap kualitas proses seleksi terus ditingkatkan demi menghasilkan penerima beasiswa yang semakin unggul," ujar Hambali.
 
Wakil Rektor I UMI, Dirgahayu Lantara, juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan tim panitia OSC yang selama ini konsisten membangun kolaborasi dengan UMI dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda berprestasi. Program tersebut telah melahirkan banyak alumni yang menunjukkan prestasi akademik membanggakan.
 
"Alhamdulillah, hingga saat ini terdapat sekitar 100 mahasiswa penerima Beasiswa OSC yang telah menjalani aktivitas akademik di UMI, dan 76 mahasiswa di antaranya masih aktif. Yang membanggakan, mahasiswa penerima OSC hampir tidak pernah terlibat pelanggaran akademik, bahkan sekitar 90 persen memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5. Ini menunjukkan bahwa penerima OSC benar-benar mampu menjaga kualitas akademiknya," beber Dirgahayu.
  Ia menjelaskan peserta yang mengikuti wawancara merupakan hasil seleksi ketat dari ribuan pendaftar. Pendaftar di UMI lewat beasiswa OSC mencapai 786, kemudian 138 lolos ke tahap selanjutnya dan mengikuti tes online, hingga akhirnya 54 lolos ikut final tes wawancara. 
 
"Peserta yang hadir hari ini merupakan calon-calon terbaik. Namun yang akan diterima nantinya tidak sampai 50 persen dari jumlah peserta yang mengikuti wawancara. Karena itu saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," ujar dia.
 
Dirga memberikan sejumlah pesan kepada para peserta agar tampil percaya diri saat wawancara. "Saat mengikuti wawancara, jawablah pertanyaan secara jelas, singkat, dan fokus. Jangan bertele-tele, tetapi tunjukkan kemampuan, karakter, dan motivasi terbaik yang dimiliki," pesan dia.
 
Bagi peserta yang berasal dari luar Kota Makassar dan berhasil masuk UMI tak perlu khawatir. Sebab, UMI menyediakan fasilitas Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) yang bisa menjadi tempat tinggal selama menempuh pendidikan.
 
Sementara itu, Sekretaris Surya Edukasi Bangsa Foundation, Herfindo Satria Gading, menyampaikan hasil wawancara hari ini akan menjadi dasar penetapan penerima Beasiswa OSC yang selanjutnya akan menempuh pendidikan di Universitas Muslim Indonesia. Perjuangan para calon penerima beasiswa sesungguhnya baru akan dimulai setelah dinyatakan lolos.
 
"Perjuangan tidak berhenti pada proses seleksi ini. Justru perjalanan untuk mempertahankan prestasi selama menjadi mahasiswa akan menjadi tantangan berikutnya," ujar Findo.
 
Bagi peserta yang nantinya belum berhasil memperoleh beasiswa, pihak SEB mengajak agar tidak berkecil hati, melainkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi diri sekaligus motivasi untuk terus mencari peluang pendidikan melalui berbagai program beasiswa lainnya.
 
SEB juga menitipkan apresiasi kepada Universitas Muslim Indonesia yang sejak tahun 2019 terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program OSC dan berhasil melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas.
 
Wawancara Beasiswa OSC ini diharapkan mampu menjaring mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter kepemimpinan, dan semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara UMI dan Surya Edukasi Bangsa, Program Online Scholarship Competition diharapkan terus menjadi jembatan bagi lahirnya generasi muda Indonesia yang berkualitas, berdaya saing global, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA