Rektor Unusa, Achmad Jazidie saat pengukuhan mahasiswa baru. Foto: Zoom
Rektor Unusa, Achmad Jazidie saat pengukuhan mahasiswa baru. Foto: Zoom

Pengukuhan Mahasiswa Baru Unusa

Rektor: Jumlah Mahasiswa Baru Unusa Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Citra Larasati • 25 September 2021 17:47
Jakarta:  Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengukuhkan sekitar 2.028 mahasiswa baru yang digelar secara bauran atau hybrid, Sabtu, 25 September 2021.  Dari jumlah 2.038 mahasiswa tersebut, 555 di antaranya merupakan mahasiswa Program Profesi Guru (PPG).
 
Jumlah tersebut berasal dari mahasiswa program vokasi, akademik, dan profesi di lima fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK), Fakultas Kesehatan (F.Kes), Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). 
 
Rektor Unusa, Achmad Jazidie mengatakan, bahwa jumlah mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 meningkat dibandingkan tahun lalu.  "Sungguh anugerah rahmat Allah SWT yang luar biasa pada Unusa, alhamdulillah TA 2021/2022 jumlah mahasiswa baru Unusa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ada 2.000 lebih," kata Jazidie dalam sambutannya di acara pengukuhan mahasiswa baru Unusa 2021/2022, Sabtu, 25 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jazidie mengatakan, bahwa Unusa hadir sebagai mata air kemajuan dan pembangunan SDM di Tanah Air.  Unusa juga turut mewarnai budaya dan pradaban bangsa.
 
Untuk itu, pembelajaran di kampus yang menjadi mitra Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id ini tidak hanya mengembangkan hard skills, namun juga soft skills.  Salah satu wujudnya adalah, setiap mahasiswa Unusa didorong untuk selalu menjunjung kejujuran, memiliki integritas, moralitas. 
 
"Sebab sebaik-baiknya insan adalah yang bermanfaat bagi sesama. Kemampuan soft skills ini dibangun melalui kegiatan-kegiatan kurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler," sebut Jazidie.
 
Sebelumnya, Jazidie juga menbgatakan bahwa mahasiswa baru harus cepat belajar beradaptasi, mengingat dunia yang dihadapinya saat ini berbeda dengan saat masih di bangku sekolah.  Mahasiswa akan dituntut untuk belajar mandiri, termasuk dalam mengatur waktu kuliah, berorganisasi, maupun bermain.
 
Baca juga:  UMI Teken Kerja Sama Kesehatan Hingga Pendidikan dengan Pemkab Bulukumba
 
Berorganisasi, kata Jazidie, tetap penting untuk dilakukan selain kegiatan belajar di kampus.  Sebab berorganisasi juga akan menjadi bekal yang sangat penting untuk mahasiswa di masa depan.
 
Untuk itu, Unusa juga telah menyediakan ruang berorganisasi dan berkegiatan yang luas bagi mahasiswanya.  Terlebih lagi dengan adanya Merdeka Belajar Kampus Merdeka, mahasiswa akan mendapat wadah yang lebih luas lagi untuk berkegiatan akademik maupun nonakademik.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif