Wisuda Universitas Esa Unggul. DOK UEU
Wisuda Universitas Esa Unggul. DOK UEU

Pesan Rektor UEU untuk 1.343 Lulusan: Anda Adalah Agen Perubahan Bukan Sekadar Lulusan!

Renatha Swasty • 23 April 2026 19:34
Ringkasnya gini..
  • 1.343 wisudawan merupakan lulusan program Diploma, Sarjana Terapan, Sarjana, Profesi, dan Magister.
  • Dalam kesempatan itu, Arief memamerkan sejumlah capaian UEU.
  • Predikat Unggul adalah batu loncatan menuju world-class entrepreneurial university, dan alumni adalah ujung tombak reputasi almamater.
Jakarta: Universitas Esa Unggul (UEU) mewisuda 1.343 lulusan program Diploma, Sarjana Terapan, Sarjana, Profesi, dan Magister Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada 20–21 April 2026. Wisuda ini bukanlah akhir.
 
"Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari peran baru saudara-saudara sebagai agen perubahan di tengah masyarakat," ujar Rektor UEU, Arief Kusuma Among Praja, dalam keterangan tertulis dikutip Kamis, 23 April 2026.
 
Dalam kesempatan itu, Arief memamerkan pencapaian UEU. Pada akhir 2024, UEU meraih Akreditasi Institusi berpredikat Unggul dari BAN-PT, pengakuan tertinggi atas mutu tata kelola, kualitas pendidikan, dan daya saing lulusan. 

Kini, 18 program studi di UEU telah berpredikat Unggul dan 10 program studi telah mengantongi akreditasi internasional dari AQAS dan ASIC. Tepat sebelum wisuda, pada 8 April 2026, UEU meresmikan soft opening kampus baru Global Innovation Hub di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. 
 
Kampus modern dua gedung (14 dan 17 lantai, total 22.330 m²) ini dirancang sebagai Urban Academic Hub yang terintegrasi dengan dunia industri dan mendukung kemitraan strategis bersama Arizona State University melalui Cintana Alliance. Total infrastruktur UEU kini mencakup lebih dari 79.000 m² gedung di atas lahan lebih dari 17 hektare.
 
Saat ini, UEU memiliki lebih dari 19.197 mahasiswa aktif dari 37 provinsi dan 8 negara, yang tergabung dalam 42 program studi di 10 Fakultas. Sebanyak 274 mahasiswa berprestasi mendapatkan beasiswa penuh dari UEU. 
 
Di sisi akademik, dosen dan mahasiswa UEU mencatatkan 2.232 artikel jurnal internasional, 5.013 artikel jurnal nasional, 741 buku ber-ISBN, serta 1.360 Hak Kekayaan Intelektual. Total pendanaan riset tahun 2026 mencapai Rp7,5 miliar. 
  Keempat Guru Besar baru dikukuhkan dan 139 dosen naik jabatan fungsional dalam setahun terakhir. Mahasiswa UEU tidak kalah berprestasi dengan lebih dari 500 capaian dalam dua tahun terakhir, antara lain Medali Emas Olimpiade Sains Nasional, The Best Impact Society Proposal di Malaysia, Grand Winner Karate Internasional di Yogyakarta, hingga Best Innovation pada International Youth Excursion Network 2026 di Malaysia.
 
Dalam berbagai pemeringkatan, UEU menempati posisi yang membanggakan: peringkat ke-6 di Jakarta dan ke-62 nasional versi EduRank 2026, peringkat 29 nasional dan 203 internasional dalam Green Metric, serta peringkat 69 nasional dalam SINTA. UEU juga meraih Gold Winner (Peringkat 1 Nasional) dalam dua kategori Anugerah Diktisaintek, serta penghargaan Press Release on Sustainability Terbaik selama tiga tahun berturut-turut.
 
Arief mengatakan predikat Unggul adalah batu loncatan menuju world-class entrepreneurial university, dan alumni adalah ujung tombak reputasi almamater.
 
Prosesi dua hari ini berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh pemerintahan, akademisi, serta mitra strategis universitas. Pada hari pertama, Senin 20 April, Rektor UEU Arief Kusuma Among Praja menyampaikan sambutan disusul oleh sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Henri Tambunan. 
 
Acara diisi sesi motivasi istimewa dari atlet para panahan nasional peraih Medali Emas World Archery Para Series 2026 di Bangkok, Kholidin. Dia adalah sosok yang dikenal mampu mengubah keterbatasan fisik menjadi kekuatan luar biasa di panggung internasional.
 
Hari kedua, Selasa 21 April, dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembacaan doa oleh Ust. Ahmad Syalabi, S.Ag. Puncak acara adalah Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh dosen Universitas Esa Unggul, Program Magister Administrasi Publik (MAP)  dan Pakar Geopolitik dan Ketahanan Nasional Wibawanto Nugroho Widodo.
 
Kemudian, diikuti ucapan selamat dari Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI), Thomas Suyatno. Kedua hari dipandu oleh Penasihat Yayasan Pendidikan Kemala Bangsa, Dewi Motik Pramono, yang membacakan curriculum vitae para pembicara.
 
Acara juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud; perwakilan CINTANA Education Ludwig Lie; Ketua dan unsur Yayasan Pendidikan Kemala Bangsa, Senat Universitas, para Guru Besar, serta mitra dari dunia usaha dan industri.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan