Jakarta: Calon Presiden Nomor Urut 1
Anies Baswedan menjelaskan strategi pengembangan sepak bola di Maluku. Apalagi sepak bola di Maluku bagian dari kebudayaan.
"Kami akan membangun lapangan-lapangan sepak bola di kampung-kampung yang berstandar FIFA. Rumputnya berstandar FIFA. Jangan diganti-ganti rumputnya," kata Anies dalam Acara Desak Anies di Ambon, Maluku, Senin 15 Januari 2024.
Anies membawa alat peraga kampanye yang berisi gambar lapangan sepak bola rakyat. Para penonton bisa menikmati pertandingan melalui tribun yang akan disediakan di lapangan.
"Dan ini gratis digunakan oleh rakyat," ujar Anies.
Pembuatan lapangan sepak bola rakyat bukan hal baru bagi Anies. Ia sudah membuktikannya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
Baca juga:
Antisipasi Pelanggaran Kampanye, Anies Baswedan Batal Temui Raja-Raja Maluku
"Di Jakarta, kami bangun lapangan standar FIFA di tengah-tengah kampung-kampung kumuh dan padat. Lapangannya dengan rumput FIFA," ujar Anies.
Ia juga menjelaskan alasan pembuatan lapangan di tengah perkampungan. Anies melihat faktor antusiasme dan ekonomi warga setempat.
"Begitu banyak anak-anak potensial bermain sepak bola, tapi mereka dari keluarga yang kurang mampu. Akibatnya mereka tidak pernah merasakan fasilitas bertaraf internasional," ungkap Anies.
Anies berharap anak-anak tersebut bisa bermain sepak bola di lapangan yang layak dan berkualitas secara gratis. Kemudian mereka kelak akan menjadi pemain internasional yang mengharumkan nama Indonesia.
"Kami melihat banyak lapangan berstandar FIFA tapi hanya dinikmati anak-anak dari keluarga mampu. Karena sekali main mereka harus bayar yang cukup mahal. Biarkan negara menyiapkan fasilitas kelas dunia, tanpa harus bayar, supaya rakyat merasakan republik hadir untuk semuanya," terang Anies.
Lebih lanjut, Anies akan membangun kompetisi sepak bola berjenjang. Anies berharap kompetisi itu melahirkan bibit potensial.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((DHI))