Capres dan Cawapres Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin. MI/Ramdani
Capres dan Cawapres Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin. MI/Ramdani

Jokowi-Ma'ruf Unggul di Sulawesi Utara

Pemilu kpu rekapitulasi suara
Faisal Abdalla • 14 Mei 2019 07:22
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan rekapitulasi nasional hasil penghitungan suara Pilpres 2019 untuk Provinsi Sulawesi Utara. Hasilnya, paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul atas paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Sulut.
 
"Hasil rekapitulasi penghitungan suara Provinsi Sulawesi Utara dinyatakan sah," kata Komisioner KPU, Viryan Azis selaku pimpinan rapat pleno penetapan hasil di Gedung KPU, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019 dini hari.
 
Berdasarkan hasil rekapitulasi dalam formulir DC I-PPWP yang dibacakan Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh, paslon petahana meraup 1.220.524 suara. Jumlah itu meninggalkan jauh perolehan suara Prabowo-Sandi yang hanya sekitar 359.685 suara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pilpres di Sulut sendiri diikuti oleh 1.594.305 pemilih dari 1.986.055 warga yang terdaftar baik dalam daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb), maupun daftar pemilih khusus (DPK).
 
Untuk data penggunaan surat suara, KPU Provinsi Sulut menerima total 1.951.872 lembar. Jumlah itu merupakan jumlah surat suara sebanyak DPT ditambah 2 persen untuk cadangan.
 
Namun demikian, sebanyak 1.680 lembar surat suara pilpres dikembalikan oleh pemilih karena rusak atau keliru coblos, serta 355.887 surat suara tak terpakai termasuk sisa cadangan.
 
Hasil sebaliknya terjadi di Provinsi Maluku Utara. Pasangan Prabowo-Sandi justru berhasil mengalahkan perolehan suara yang diraih petahana.
 
Berdasarkan hasil rekapitulasi dalam formulir DC I-PPWP yang dibacakan Ketua KPU Malut, Pudja Sutamat, pasangan Prabowo-Sandi memperoleh 344.823 suara, unggul tipis dari perolehan Jokowi-Ma'ruf di angka 310.548 suara.
 
KPU Maluku Utara sendiri menetapkan 854.363 warga ke dalam daftar pemilih. Dari jumlah itu, sebanyak 665.614 pemilih datang untuk menyalurkan hak pilihnya.
 
Namun begitu, tak semua pemilih menggunakan hak suaranya dengan benar. Untuk Pilpres, KPU Maluku Utara mencatat ada 10.243 suara yang dinyatakan tidak sah.
 
KPU sejauh ini telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan suara di 14 provinsi, yaitu Sulawesi Utara, Maluku Utara, Lampung, Kaltim, DIY, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Bengkulu, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Bali dan Bangka Belitung. Dengan demikian, masih ada 20 Provinsi lagi yang harus direkap dan ditetapkan KPU hingga batas akhir pada 22 Mei 2019 mendatang.
 

(NUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif