Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. ANT/M Adimaja.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. ANT/M Adimaja.

Alasan Sebagian Pendukung Demokrat Beralih Dukung Jokowi-Ma'ruf

Pemilu partai demokrat
Whisnu Mardiansyah • 24 Januari 2019 08:59
Jakarta: Lembaga Survei Indikator Politik menyebut sebanyak 40 persen pemilih Partai Demokrat memilih pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menjelaskan alasan beralihnya dukungan itu.
 
"Dinamika politik yang terjadi akhirnya kami dukung Prabowo-Sandi. Intinya kader sangat mengharapkan bahwa yang jadi cawapresnya itu dari kader Partai Demokrat sendiri," kata Syarief dalam acara Primetime News Metro TV, Rabu, 23 Januari 2019.
 
Syarief mengatakan Partai Demokrat realistis di Pemilu Serentak 2019. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu lebih mengutamakan perolehan suara pemilihan legislatif ketimbang pemilihan presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Partai pun memberikan dispensasi khusus kepada kader di daerah mayoritas pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Bahwa ada kader-kader menyatakan dukung ke 01 saya pikir jumlahnya tidak signifikan," jelas Syarief.
 
Suara dukungan Partai Demokrat di Pilpres 2019 terbelah. Sebagai koalisi partai pengusung, hanya 54 persen pemilih Demokrat yang mendukung Prabowo-Sandi. Sementara 40 persen justru mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Syarief menegaskan Partai Demokrat memiliki dua target utama, memenangkan 10 persen suara di pemilihan legislatif dan memenangkan Prabowo-Sandiaga.

 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi