Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi dan misi ketika pelaksanaan debat kedua di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi dan misi ketika pelaksanaan debat kedua di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Prabowo Dianggap Tak Kekinian Gegara Unicorn

Pemilu prabowo subianto debat capres pilpres 2019
Arga sumantri • 18 Februari 2019 16:57
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Abdul Kadir Karding menilai Prabowo Subianto kurang kekinian. Ini bisa dibaca dari pemahaman calon presiden nomor urut 02 itu tentang unicorn.
 
"Fenomena saja atau bukti saja bahwa umur dan usia Pak Prabowo sudah berjarak jauh dengan anak-anak milenial," kata Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 18 Februari 2019.
 
Menurut Karding, hal ini bisa menjadi catatan bagi calon pemilih. Ia meyakini sulit menagih gagasan Prabowo soal masa depan Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0, bila istilah-istilah kekinian semacam unicorn sama sekali tidak dipahami.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau istilah saja enggak paham, bagaimana visinya, bagaimana kebijakannya," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
 
Baca juga: Sri Mulyani Kaji Pajak Unicorn
 
Di sisi lain, kata Karding, gagasan Jokowi soal unicorn Indonesia amat jelas. Jokowi punya keinginan Indonesia memiliki seribu start up agar bisa menciptakan unicorn baru. Deregulasi juga disiapkan guna mewujudkan target itu.
 
"Siapa yang mempermudah pembuatan start up, siapa yang menyiapkan infrastruktur digital, itu hanya satu, namanya Pak Jokowi," ucap Karding.
 
Sementara itu, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf Usman Kansong membantah jagoannya sengaja menjebak Prabowo dengan pertanyaan soal unicorn. Sebab, masalah unicorn keluar di tengah perdebatan soal infrastruktur. Jokowi juga memaparkan bagaimana kebijakannya terkait pembangunan infrastruktur digital.
 
Baca juga:Prabowo Dinilai Gagal Paham soal Unicorn
 
Misalnya, soal palapa ring, broadband, lalu pembangunan jaringan internet di Indonesia Bara yang sudah mencapai 100 persen. Jokowi juga menjelaskan infrastruktur internet di Indonesia bagian tengah sudah 100 persen, sementara di Indonesia bagian timur, masih 90 persen.
 
"Nah unicorn dalam konteks tadi infrastruktur internet kita, Jadi pertanyaan itu sama sekali tidak menjebak karena masih kontekstual dengan tema terkait dengan infrastruktur digital," kata Usman.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif