Jakarta:
Polda Metro Jaya menegaskan akan menekan potensi konflik menjelang Pemilihan Umum (
Pemilu) 2024. Koordinasi dengan Mabes Polri, Densus 88, maupun stakeholder penegak hukum lainnya dimaksimalkan.
"Kita dengan Mabes Polri, dengan Densus 88, kita telah melakukan upaya-upaya, penindakan yang juga dilakukan oleh teman-teman dari Densus, kemudian juga para Kapolres dibantu oleh rekan-rekan Dandim," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suyudi Ario Seto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 November 2023.
Suyudi mengatakan potensi konflik yang akan ditekan mulai dari tawuran, balapan liar, peredaran narkoba, maupun minuman keras (miras). Polda Metro Jaya ingin memastikan kondisi tetap kondusif sampai pesta demokrasi serentak berlangsung di Indonesia.
"Sampai saat ini Polda Metro Jaya dan jajaran terus berkomitmen dan tidak pernah ragu-ragu," ujar Suyudi.
Patroli juga dipastikan bakal terus dilakukan. Suyudi menjamin pemantauan ketat di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dinomorsatukan demi agenda penting negara berjalan dengan baik.
"Dikala masyarakat sedang tertidur lelap tapi patroli kita tetap berkeliling untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif," tutur Suyudi.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((AZF))