AHY: Demokrat Sulit Mendulang Suara dari Prabowo-Sandi

Kautsar Widya Prabowo 11 November 2018 03:41 WIB
partai demokrat
AHY: Demokrat Sulit Mendulang Suara dari Prabowo-Sandi
Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: MI/Benny Bastiandy.
Jakarta: Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakui figur pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sulit mendongkrak suara partai. Dari berbagai hasil survei, partai yang mendapat coattail effect atau efek ekor jas adalah partai pengusung.

"Partai yang paling diuntungkan dalam kontestasi Pemilu 2019 ini adalah partai yang memiliki capres," ujar AHY saat menghadiri pembekalan caleg Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 November 2018.


Kondisi tersebut membuat partai berlambang mercy itu lebih memilih fokus menyukseskan calon legislatifnya di daerah pemilihan (dapil) yang punya potensi meraup suara banyak. "Ada sejumlah dapil yang perlu kami beri atensi khusus, jangan sampai kursi kami yang sudah ada sebelumnya hilang," tukasnya.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bilang, partainya punya strategi untuk mendulang suara. Partai Demokrat membebaskan calegnya menggunakan figur Prabowo-Sandi atau Joko Widodo-Ma'ruf Amin sesuai karakteristik masing-masing dapil.

"Caleg tujuannya untuk menang, mendapatkan kursi sebagai wakil rakyat. Segala hal strategi dijalankan sesuai dengan karakter daerah masing-masing," tegasnya.

AHY minta para caleg bekerja keras untuk mendongkrak suara partai. Hal tersebut demi meraih target suara 15 persen di parlemen.

"Kami punya ikhtiar lebih lagi agar bisa meraih suara sampai dengan 15 persen," tutup dia.



(HUS)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id