Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memberikan pemaparan hasil survei. Foto: Antara/Aprillio Akbar.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memberikan pemaparan hasil survei. Foto: Antara/Aprillio Akbar.

Survei Indikator: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Medsos

Pemilu media sosial survei pilpres 2019
Kautsar Widya Prabowo • 09 Januari 2019 00:21
Jakarta: Indikator Politik Indonesia (Indikator) memaparkan hasil survei terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019. Di media sosial (medsos), paslon capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.
 
"Hasil survei menunjukkan sebesar 52 persen pengguna internet mendukung paslon 01. Prabowo-Sandi hanya sebesar 39 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi di kantor Indikator, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Januari 2019.
 
Di pengguna Facebook, pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh dukungan sebesar 51,6 persen. Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya sebanyak 39,7 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pun di Twitter. Sebanyak 61,9 persen pengguna Twitter mendukung Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya memperoleh dukungan sebanyak 31,9 persen pengguna.
 
"Sebesar 52,4 persen pengguna aktif Instagram mendukung Pak Jokowi-Ma'ruf. Sedangkan Prabowo-Sandi di Instagram sebesar 39,3 persen," imbuhnya.
 
Baca juga: Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Masih Tangguh
 
Di Youtube, lanjut Burhanuddin, sebanyak 51,7 persen pengguna aktif mendukung Jokowi-Ma'ruf. Sementara Prabowo-Sandi hanya memperoleh 39,4 persen dukungan dari pengguna aktif Youtube.
 
Menurut Burhanuddin, medsos merupakan salah satu faktor amplifikasi emosi publik. Pasalnya, medsos bisa mengubah pandangan seseorang lantaran penyebaran informasi yang cepat dan masif.
 
Namun demikian, medsos juga bisa jadi ancaman. "Jika informasi yang beredar cepat ini adalah miss-informasi, maka semakin banyak pula orang yang percaya pada miss-informasi," pungkas dia.
 
Survei melibatkan 1.220 responden secara acak dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Jajak pendapat dilakukan pada 16 sampai 26 Desember 2018.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif