Nurdin Abdullah Lantik Empat Kepala Daerah di Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melantik empat kepala daerah hasil Pilkada Serentak tahun 2018, di aula Baruga AP Pettarani kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Rabu 26 September. Medcom.id/ Andi Aan Pranata.
Makassar: Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melantik empat kepala daerah hasil Pilkada Serentak tahun 2018. Mereka yang dilantik masing-masing, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, serta Bupati dan Wakil Bupati Bone, Sinjai, dan Bantaeng.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan oleh para pejabat. Mereka adalah Bupati Bantaeng Ilham Azikin dan wakilnya Sahabuddin, Bupati Sinjai Ando Seto Ghadista Asapa dan wakilnya Andi Kartini Ottong, Bupati Bone Andi Fashar M Padjalangi dan wakilnya Ambo Dalle, serta Wali Kota Palopo Judas Amir dan wakilnya Rahmat Masri Bandaso.


"Saya bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan selamat kepada saudara-saudara atas terpilihnya sebagai bupati dan wali kota. Saya yakin masyarakat merasa sangat bangga menyambut saudara," kata Nurdin saat upacara pelantikan di aula Baruga AP Pettarani kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Rabu 26 September.

Pada Pilkada Serentak 2018, digelar pemilihan di 12 kabupaten/kota se-Sulsel. Tujuh kepala daerah terpilih lainnya bakal dilantik menyusul, setelah masa jabatan bupati/wali kota di masing-masing daerah berakhir. Sedangkan Pilkada Makassar diulang pada tahun 2020 karena tidak ada pemenang.

Nurdin Abdullah menyebut para kepala daerah yang dilantik harus lebih sejahterakan masyarakat serta menuntaskan berbagai persoalan di daerah masing-masing.

Bupati dan wali kota diminta segera mengambil langkah di pemerintahannya. Terutama pelayanan publik, seperti yang jadi perhatian utama Pemprov Sulsel. Adapun persaingan di Pilkada lalu, diminta agar segera ditinggalkan.

"Stabilitas ini sudah terjaga dengan baik, karena itu harus dipertahankan. Tidak ada lagi diskriminasi, lawan atau bukan lawan. Mari kita bekerja," jelas Nurdin.

Dari empat pasangan kepala daerah yang dilantik, satu di antaranya sedang dalam gugatan. Pada SK KPU soal kemenangan pasangan Wali Kota Palopo dan wakilnya, Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar.

Nurdin menyatakan tetap melantik pasangan itu karena berdasarkan SK dari Kemendagri. Adapun Kemendagri menerbitkan SK karena batas akhir sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi telah berakhir pada 16 September. Di MK, gugatan sengketa Pilkada Palopo ditolak.

"Kami tidak bisa tidak melantik, karena SK sudah ada. Kalau nanti di pengadilan hasilnya lain, kita akan minta pandangan Kemendagri," pungkas Nurdin.



(DEN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id