Namun, kondisi tersebut dipastikan tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Mobil hybrid memiliki sistem yang memungkinkan pengisian daya baterai langsung dari mesin bensin, sehingga suplai tenaga listrik tetap terjaga selama kendaraan digunakan dalam kondisi normal.
Selama kapasitas baterai dalam kondisi aman, mobil hybrid disebut tidak memiliki risiko mati mendadak ketika berada di Mode EV saat melintasi rel kereta api. Auto2000 kemudian juga memberikan sejumlah tips aman melintasi perlintasan kereta api:
1. Perhatikan Kondisi Rel Sebelum Melintas
Pengemudi disarankan berhenti sejenak sebelum melintasi rel kereta untuk memastikan kondisi sekitar aman. Selain melihat kanan dan kiri, kondisi permukaan rel dan jalan juga perlu diperhatikan.Baca Juga:
Bocor Halus Bikin Pusing, Ini Cara Deteksi Kebocoran di Ban Mobil
Pengendara perlu mencermati apakah kontur lintasan rel memiliki permukaan diagonal, berlubang, licin, menurun, atau menanjak. Langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi gangguan saat kendaraan melintas.
2. Jaga Jarak dan Hindari Terburu-buru
Saat melintasi rel kereta, pengemudi dianjurkan melaju perlahan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Tujuannya sebagai langkah antisipasi apabila kendaraan lain mengalami kendala seperti mogok di tengah lintasan.Pengemudi juga sebaiknya menunggu kendaraan di depan benar-benar selesai melintas sebelum ikut bergerak melewati rel, meski berisiko mendapatkan klakson dari kendaraan lain di belakang.
3. Hindari Akselerasi Berlebihan Saat EV Mode Aktif
Pengendara mobil hybrid juga diingatkan tetap tenang ketika melintasi rel kereta api. Saat motor listrik bekerja, pedal gas sebaiknya tidak diinjak terlalu agresif.Hal ini karena karakter torsi motor listrik yang instan dapat memengaruhi kontrol kendaraan apabila pengemudi tidak berhati-hati.
Baca Juga:
Jaecoo Jadi Lead Car di Rinjani100 2026, Apa Fungsinya?
4. Waspadai Rel Ganda
Perhatian ekstra juga diperlukan pada perlintasan dengan rel ganda atau double track. Pengemudi diminta tidak terburu-buru melaju karena masih ada kemungkinan kereta melintas dari jalur lainnya.Semakin banyak jalur rel di satu perlintasan, biasanya intensitas perjalanan kereta juga semakin tinggi.
5. Jangan Panik Jika Mobil Bermasalah
Apabila kendaraan mengalami kendala di tengah rel, pengemudi diminta tetap tenang dan tidak panik. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa panel instrumen kendaraan.Posisikan transmisi di mode parkir (P), lalu coba nyalakan ulang mesin dengan prosedur yang benar, termasuk menginjak pedal rem pada mobil matik.
Jika mesin tetap gagal menyala, pengemudi dapat meminta bantuan orang sekitar untuk mendorong kendaraan keluar dari area berbahaya. Namun jika kereta sudah mendekat, pengemudi diminta segera meninggalkan kendaraan demi keselamatan.
6. Pentingnya Servis Berkala
Kondisi kendaraan yang prima menjadi faktor penting untuk mencegah potensi masalah saat berkendara, termasuk ketika melintasi rel kereta api. Karena itu, pemilik mobil hybrid disarankan rutin melakukan servis berkala.”Mobil hybrid Toyota dirancang agar dapat dikendarai dengan aman di berbagai medan jalan termasuk perlintasan kereta api. Namun, pengemudi harus tetap fokus dan waspada supaya dapat melaju dengan aman. Pastikan mobil hybrid dalam kondisi prima dengan servis berkala,” ujar Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, melalui keterangan resminya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News