Jangan lupa lakukan perawatan rem di musim hujan ini. Yamaha
Jangan lupa lakukan perawatan rem di musim hujan ini. Yamaha

Safety Riding

Merawat Cakram Motor Di Musim Hujan

Ekawan Raharja • 30 Oktober 2021 15:00
Jakarta: Memasuki musim hujan sekarang ini membuat pemilik motor harus memperhatikan kuda besinya lebih teliti lagi. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah sistem pengereman yang harus dipastikan baik.
 
Rem berfungsi untuk mengurangi kecepatan motor sehingga kita dapat mengatur kecepatan sesuai dengan kondisi yang dihadapi maupun sesuai keinginan kita dengan menerapkan safety riding. Di kala musim hujan, rem merupakan salah satu komponen yang perlu mendapatkan perawatan ekstra.
 
”Hujan sudah kerap turun menjelang akhir tahun ini, oleh sebab itu para pengendara motor perlu memperhatikan perawatan komponen motor yang salah satunya adalah rem. Karena itu kami memberikan beberapa tips perawatan rem cakram agar kinerjanya selalu dapat bekerja dengan baik,” ungkap Chief Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah – DIY), Johannes B.M.S, melalui keterangan resminya.
 
Johannes kemudian membagikan beberapa tips merawat rem cakram motor saat musim hujan:
 

1. Bersihkan Rem Cakram dari Air Hujan

Apabila berkendara dalam kondisi hujan, maka setelah sampai di tempat tujuan sebaiknya bersihkan cakram dari air hujan dengan cara yang sederhana yakni, siram cakram dengan air bersih atau gunakan brake cleaner yang direkomendasikan.
 
 
Keringkan bagian-bagian yang dapat dijangkau dengan menggunakan kain yang bersih sembari roda sedikit diputar perlahan, cara ini akan lebih mudah jika posisi standar tengah. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan lumpur yang menempel akibat terbawa air hujan yang dapat mengakibatkan karat dan rem menjadi seret.
 

2. Analisa Kondisi Rem Melalui Suara yang Timbul Saat Pengereman

Kenali suara-suara yang timbul saat pengereman, menjadi salah satu indikator kondisi pengereman kendaraan. Suara yang timbul umumnya suara mendecit yang berarti ada kotoran diantara kampas rem dengan piringan cakram.
 
Suara yang timbul umumnya akan mengurangi daya cengkram rem sehingga pengereman kurang maksimal. Selain itu adanya suara gesekan yang cukup keras, merupakan ciri kampas rem yang sudah mendekati limit batas ketebalan. Maka untuk penanganan hal ini disarankan melakukan penggantian kampas rem.
 

3. Gunakan Komponen Resmi

Untuk menjaga performa pengereman tetap optimal disarankan menggunakan suku cadang asli dengan jaminan kualitas dan keaslian. Komponen ini bisa didapatkan di seluruh jaringan bengkel resmi. Selain itu juga bisa konsultasi secara langsung dengan teknisi yang sudah dibekali dengan pengalaman maupun keterampilan yang baik dalam perawatan sepeda motor.
 

4. Gunakan Minyak Rem Sesuai Spesifikasi

Ada 2 macam spesifikasi minyak rem yang disarankan untuk sepeda motor saat ini yaitu DOT 3 & DOT 4. Perbedaan keduanya tidak terlalu banyak, diantaranya zat aditif yang terkandung di dalamnya dan titik didih yang berbeda.
 
 
Namun jangan salah pilih, khusus pengguna sepeda motor dengan sistem pengereman ABS sebaiknya menggunakan spesifikasi minyak rem DOT 4 agar pengereman tetap optimal dan menjaga komponen ABS awet dan tahan lama.
 

5. Perawatan Di Bengkel Resmi

Untuk menjaga performa pengereman dan komponen ABS agar awet dan tahan lama, disarankan melakukan penggantian minyak rem secara berkala setiap 20.000 kilometer. Lakukan perawatan berkala pemeriksaan seluruh komponen setiap 3.000 kilometer /3 bulan.
 
Percayakan perawatan sepeda motor Anda di bengkel resmi terdekat. Selain jaminan keaslian dan kualitas suku cadang, Anda juga akan dilayani oleh teknisi-teknisi yang berpengalaman dan terampil.
 
(ERA)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif