Jakarta: Mobil seken bisa jadi pilihan saat kita ingin punya mobil yang keren dengan budget terbatas. Sayangnya, banyak yang bilang, mobil seken incaran kadang terlihat bagus di luar, tetapi ternyata bermasalah saat dibawa pulang.
Padahal, tidak semua mobil seken seperti itu. Berikut ulasannya seperti ditulis Mobil88, lima cara memilih mobil seken di bawah ini agar jangan rugi gara-gara urusan perbaikannya
1. Lakukan test drive
Kalau mau beli mobil seken, nomor satunya adalah dicoba dulu, apakah starter mesin bermasalah, apakah ada bunyi-bunyi dari mesinnya, atau misalnya ada masalah kelistrikan.
Jangan sampai pengeluaran malah jadi bengkak gara-gara urusan perbaikan, apalagi biaya servis terus naik. Menurut data JD Power Asia Pasifik 2016 Indonesia Customer Service Index (CSI) Study. lalu, rata-rata kenaikan biaya servis mobil sekitar 8 persen per tahun.
2. Jangan terpengaruh harga
Harga murah memang bikin kita terpikat, apalagi jika mobil tersebut terkenal mahal di pasaran. Namun, di balik harga yang murah, biasanya tersimpan masalah. Misalnya saja, mobil tersebut bekas tabrakan atau ternyata bekas banjir.
3. Surat-surat beres
Mobil bagus tetapi pajak mati akan merepotkan dalam pengurusannya. Bahkan lebih repot lagi kalau ternyata tidak ada suratnya, atau malah mungkin ada tetapi ternyata palsu. Maka dari itu, cari mobil yang sudah dipastikan punya surat-surat asli.
Ini penting agar tidak mengalami masalah di kemudian hari. Terutama saat kendaraan Anda tersangkut masalah hukum atau jadi perebutan dan kena operasi kepolisian.
4. Lihat di internet
Era internet memang membuat kita gampang memilih-milih mobil. Foto-foto tersedia dan bisa diilihat-lihat, begitu pula dengan keterangannya secara umum.
Namun, tidak jarang bahwa mobil yang dipajang sebenarnya sudah laku, dan malah membuat kita buang-buang waktu kalau ingin melihatnya secara langsung. Kadang pula, data-data spesifikasinya tidak sama. Dengan begitu, carilah situs jual beli mobil seken yang terjamin, apalagi kalau punya cabang banyak supaya bisa cari yang paling dekat rumah dan bisa tanya-tanya informasi.
5. Ada jaminan
Belilah mobil seken yang sudah punya jaminan. Dalam hal ini, jaminan tersebut sama artinya bahwa mobil ini akan baik-baik saja saat dicoba dan ketika digunakan nantinya.
Jaminan itu bisa berupa buyback guarantee, dokumen lengkap dan asli jadi tidak terjerat masalah hukum, jaminan bukan bekas tabrakan yang bisa mengubah struktur rangka alih-alih bikin gerak mobil tidak stabil.
Mobil juga dijamin bukan bekas terendam banjir yang bikin karat, kerusakan elektronik dan mesin,sama bau tak sedap. Urusan nomor rangka dan mesin juga sesuai BPKB & STNK jadi tidak terjerat kasus pidana. Masih ada jaminan juga soal odometer asli jadinya tidak ada urusan tertipu usia mobil atau tertipu harga.
Jakarta: Mobil seken bisa jadi pilihan saat kita ingin punya mobil yang keren dengan budget terbatas. Sayangnya, banyak yang bilang, mobil seken incaran kadang terlihat bagus di luar, tetapi ternyata bermasalah saat dibawa pulang.
Padahal, tidak semua mobil seken seperti itu. Berikut ulasannya seperti ditulis Mobil88, lima cara memilih mobil seken di bawah ini agar jangan rugi gara-gara urusan perbaikannya
1. Lakukan test drive
Kalau mau beli mobil seken, nomor satunya adalah dicoba dulu, apakah starter mesin bermasalah, apakah ada bunyi-bunyi dari mesinnya, atau misalnya ada masalah kelistrikan.
Jangan sampai pengeluaran malah jadi bengkak gara-gara urusan perbaikan, apalagi biaya servis terus naik. Menurut data JD Power Asia Pasifik 2016 Indonesia Customer Service Index (CSI) Study. lalu, rata-rata kenaikan biaya servis mobil sekitar 8 persen per tahun.
2. Jangan terpengaruh harga
Harga murah memang bikin kita terpikat, apalagi jika mobil tersebut terkenal mahal di pasaran. Namun, di balik harga yang murah, biasanya tersimpan masalah. Misalnya saja, mobil tersebut bekas tabrakan atau ternyata bekas banjir.